Diposkan pada Waktu Luang

Blanja oh Blanja

Ada satu aktifitas kaum hawa yang tak akan pernah lekang dimakan waktu, yaitu Blanja. Mulai dari jaman batu, jaman kayu, jaman perunggu, sampai jaman sekarang di era yg apa apa internetan mulu.

Hampir ga ada cewe yang ga suka blanja. Yaaaah sampe ada istilah “Shopping is better than sex. If you aint satisfied, it can be returned” gitulaah kira-kira.

Semenjak hidup simbok terikat dengan kejamnya waktu di ibukota, simbok sering scrolling hape buat blanja. Selain karena lebih murah dibanding Windows Shopping, liat barang-barang menarik dihape jadi semacam “Me Time” dan “kabur Time” dari kerjaan kantor/rumah ato saat maceeet dijalan.

Berikut barang-barang yang pernah simbok beli onlen, mulai dari harga belasan ribu sampe jutaan rupiah.

  • Buku. Simbok pertama kali mengenal blanja onlen saat cari buku favorit (sungguh teredukasi dan terlitetasi dengan baik bukaan simbok ini..ehuuuk). Novel karya Remy Sylado berjudul Hotel Prodeo kalo digramed dibrandol 200ribu persis. Ga kurang ga lebih. Simbok tunggu berbulan-bulan siapa tau ada diskon, eh ga ada. Akhirnya googling, dan nemulah situs http://www.bukabuku.com/ dengan harga jauh lebih murah daripada gramed togamas dsb. Sampe sekarang ini situs favorit buat blanja buku.
  • Baju. Jujur simbok ga begitu yakin kalo blanja baju onlen. Selain karena foto seringkali menipu (pun seperti foto di IG mu :p), blanja baju tanpa meraba material nya kok kurang afdhol yaaa. Tapiiiii karena yg jual baju ini teman, simbok jadi sedikit pede. Selanjutnya coba-coba beberapa kali order baju di aplikasi blanja. Mulai dari baju bayi, baju Koko, gamis, dll. Hasil nya, 90% simbok puas. Sisanya beberapa kali kecele. Dan karena simbok orang yg ramah, baik hati dan suka menabung, simbok tidak pernah me-retur barang, cukup komplain dan kasih bad reputation. Tips blanja baju onlen: minta penjual utk kasih foto real pict terutama real pict zoom in materialnya. 
  • Barang Elektronik. Saat simbok mulai menempati rumah baru, cencuuu harus ada peralatan rumah yg jadi kebutuhan primer macam Kulkas, Mesin cuci, kompor dan AC (konon Bekasi adl salah satu titik neraka bocor). Sebelumnya simbok dan suami sudah keliling Carrefour, Electronic city, Giant, Hypermart dan beberapa toko elektronik lainnya. Tiap pergi ke tempat tersebut kami bawa catatan yg berisi type dan jenis barang plus harga dimasing-masing tempat ditulis dalam bentuk kolom. Niat banget yesss wkwkwk….ini demi menghemat tiap rupiah pasangan baru menikah. Dan pas googling ketemu dengan https://www.hartonoelektronika.com/  Wawww kami ga asing dgn toko Hartono Elektronik karena di Surabaya dan Malang toko ini cukup terkenal dan harga nya miring dibanding yang lainnya. Surprise nya mereka punya online shop lebih dulu dibanding Carrefour dan Electronic city. Jadilah kami membandingkan harga di catatan dgn katalog onlen nya Hartono. Daaaan hasilnya: kulkas Samsung 2 pintu lebih murah 500an dibanding yang lain, mesin cuci LG lebih murah 500, kompor Rinai lebih murah 200an. Dengan ongkir ke Bekasi 150ribu (kalo Jakarta free) masih murah 1jutaan laaaah.. Wawww simbok hepiiiiiiiiii sekaliiii…langsung promoin Hartono Elektronik ini ke temen-temen kantor. PS: waktu simbok lagi cari-cari barang, Hartono baru buka cabang di Jakarta tepatnya di daerah Pondok Indah (kalo dari PIM ke Utara arah Gancit kiri jalan). Waktu itu koleksinya belum lengkap, jadi simbok order pengiriman barangnya dari Surabaya. Eh Hartono sekarang ada mobile aplikasinya loh. Cusss download bagi yg mau isi rumah.
  • Makanan. Simbok inget banget waktu itu lagi hitssss Nutella, Ovomaltine dan sejenisnya. Dan temen sekantor ngenalin Lazada yg free ongkir area Jabodetabek. Saat itu Lazada juga hitss abisss, barangnya emang beneran murah. Bukan cuma harga di-mark up lalu dikasih diskon kayak sekarang. Jadilah ketagihan blanja Ovomaltine, Milo, Oats, sambel Bu Rudy, dan Rendang.
  • Make up. Simbok sebenarnya bukan tipe yg suka macak karena simbok sudah cantik apa adanya. Tapiii yaaaa namanya cewe pasti adalah pengen punya pupur dan benges yg bikin kecantikan kita semakin mempesona. Tercatat simbok pernah beli gel untuk mata panda di DisDus (saat Lazada dan sejenisnya blm ada/populer) dan lipen lipcream Sleek Matte di Elevania – free ongkir Jakarta.
  • Hape. Simbok pernah beli Xiaomi Redmi 2 saat launching di Lazada seharga 1,7 juta. Di tempat lain baik offline maupun online, resmi 2 dibrandol 2,2juta. Sepertinya Lazada jadi tempat favorit buat launching hape yaa. Harganya beneran miring. Daaaan belum genap 1 bulan Redmi 2 simbok jatoh hilang diparkiran entah kemana. Ancoor pessena telor Cong!!
  • Jam tangan. Suami mau ultah, dan simbok lagi sibuk. Maka beli di olshop adalah solusi yg tepat.  Ahaaa!!! Pernah liat salah satu model jam di PIM dan simbok suka. Cumaan mehooong. Coba bandingin di olshop, harga emang lebih miring, tapi yakiiin ori ga yaa. Takutnya malah dikirim jam bodong. Hmmm…tanya ke temen yg pernah blanja jam ori akhirnya nemulah satu toko yg diliat dari IG dan Tokopedia nya sepertinya kredibel. Daaaan barang nyampe dgn selamat, beneran ori dengan harga yg miring dibanding yg di PIM. Simbok sukkaaaa. Suami maaaakin suka.
  • Mainan. Lazada masih jadi favorit buat blanja mainan anak. Simbok pernah beli mainan yg harga diluaran ratusan ribu bahkan di mothercare 300ribu dengan bentuk dan material sangat mirip di Lazada cuma 45ribu 😀 Saat barang datang satu set mainan ada 6 item, dan 3 diantaranya baret-baret dan kusam kayak bekas. Yaaa sudahlah yaaa…murah kok njaluk selamet.
  • Perlengkapan Dapur/Rumah. Ini adalah khilaf simbok kalo lagi scrolling hape. Entah kenapa iman ini ga kuat kalo liat barang-barang lucu buat menghuni rumah meski ga butuh-butuh amat. Tercatat simbok pernah beli: kaset cendol + lap tangan cendol, set pisau Dapur, gelas unyu-unyu, panci presto, oven,panci kukus, jam dinding lucuu, vas bunga lucuu, taplak meja etnis, rice cooker, blender smoothies, album foto dan lain-lain. Ini bener godaan iman. Simbok sukanya nyari di Lazada, Elevania, dan Tokopedia.
  • Perlengkapan Bayi. Semenjak simbok hamil dan temen-temen sebaya juga udah mulai punya Baby. Berburu perlengkapan Dapur/rumah mulai beralih ke berburu perlengkapan bayi. Mulai dari baju, sepatu, mainan, peralatan makan, kasur bayi, buku bayi, bantal guling dsb. Tokopedia jadi tempat favorit kali ini. Lazada masih favorit khusus buat beli Pampers saja yg gedhee diskonnya.
  • Barang geje. Ini nih kalo blanja jadi semacam aktifitas rutin (ngeles kalo kecanduan :p). Simbok pernah beli stiker scrapbook dan manik-manik seharga 11ribu dan 24ribu dari China sono pake aplikasi Aliexpress. Dan itu semua free ongkir loooh……..hahhahaa……….eh ga free juga sih, pas nyampe Indonesia kurir dari Pos Indonesia minta tambahan 3ribu buat biaya kirim di Jabodetabek dan pernah kirim ke Madiun kena charge 25ribu pas beli baju di Aliexpress. Sepertinya free ongkir berlaku utk pengiriman China-Indonesia/Jakarta. Distribusi Jakarta ke kota lain yaa tetep kena charge.

    Pas simbok pulang kampung “bina desa untuk keluarga” kebiasaan positif (ehemm) ini lanjut. Berhubung ongkir nya mehong, simbok mulai jatuh hati lah pada Shopee yg menawarkan free ongkir up to 30ribu untuk minimal blanja 120ribu. Sangat membantu!

    Jadi apa aplikasi blanja favorit mu sist??

    Iklan
    Diposkan pada Serba-serbi

    Post Power Syndrom di Usia Muda?

    Siang tadi simbok dikunjungi teman seperjuangan simbok waktu merantau ke ibukota. Cerita ngalor ngidul sampailah pada Post Power Syndrom (PPS) yg melanda kebanyakan orang yg bekerja. Yes, PPS yang tidak hanya melanda mereka-mereka yang purna tugas karena usia pensiun namun juga yang melanda usia muda yang terpaksa harus berhenti bekerja diranah publik.

    ***

    Kedua orang tua simbok kebetulan adalah pekerja yg masih 4&5 taun lagi menuju masa pensiun. Jadi simbok belum pernah merasakan secara langsung keluarga dekat yang teridentifikasi PPS, tetapi tetangga dan rekan sekantor dulu ada beberapa.

    Ada yang berubah menjadi pemurung dan menutup diri, ada yang berubah menjadi sangat sensitif, dan ada pula yang dulunya di kantor sangat garang plus jutek tapi menjelang pensiun menjadi super super baik namun cenderung rendah diri. 

    Dan hal tersebut bukan hanya terjadi pada mereka yg sudah uzur, tapi yg masih muda kinyis-kinyis juga. 

    Simbok percaya bahwa berapapun kadarnya, PPS dapat terjadi pada mereka yg sebelumnya mendapat tempat untuk aktualisasi diri lalu berubah secara drastis tidak mendapatkan peran ditempat baru tersebut, setidaknya peran yg setara dengan kondisinya dahulu.

    Melihat ciri-ciri diatas, jangan-jangan simbok juga terkena PPS itu! Naah looh…

    ****

    Waktu simbok memutuskan untuk berhenti bekerja kantoran setahun lalu demi bermain asolole dengan Den Mas Prana dirumah, simbok sudah membayangkan akan kejenuhan dan kebosanan dimasa mendatang. Simbok sudah pikir baik-baik itu. Dan simbok harus siap!

    Tapiiiii… toh adakalanya terlintas dipikiran simbok bahwa saat ini posisi simbok kurang berperan, kurang berdaya, kurang seksi, dan kurang ah ah ah lainnya.

    Emang sih, posisi simbok di kantor terakhir bukan posisi mbois, hanya kacung kampret seperti kalian, yes kalian. Yang tiap hari Senin berat buat berangkat, dan selalu sumringah di hari Jumat. Yang tiap bulannya hanya menunggu tanggal 25. Hanya bersemangat berangkat kerja demi ketemu teman-teman dan bergosip ga jelas. Simbok ini ibarat bawang goreng di kuah bakso, sedap kalo ada, kalo kelupaan yaa ga papa…#eaa

    Tapi yaa..namanya manusia..simbok kadang masih berandai-andai “dulu yaa..waktu simbok di kantor dan bla bla bla..waktu simbok sekolah dan bla bla bla again”…masih terjebak sama romantisme masa lalu. 

    Apalagi simbok merasa tahapan hidup simbok itu ibarat naik tangga, selalu naik. Mulai dari jaman SD di pedalaman Madura, lalu SMP pindah ke Magetan lanjut SMA di Madiun dan diteruskan ke masa-masa sok idealis kekirian plus sedikit feminis waktu kuliah di Malang. Di tiap tahapan tersebut selalu ada cerita dan makna yang semakin meningkat seiring dengan bertambahnya usia dan pengalaman.

    Nah ketika simbok ditahap sekarang, berperan sebagai ibu rumah tangga (beberapa kawan ogah disebut IRT, lebih suka Full Time Mom atau perempuan bekerja dirumah, whatever you called) simbok kadang merasa kok berhenti yaaa naik tangga nya. Ato malah sekarang lagi turun tangga???

    Pikiran-pikiran ini yang kadang mengganggu, yang membuat PPS muncul dan bikin simbok ga seseksi dan sesemok dulu lagi. Pfffuuuft

    Hmmm…. Simbok coba belajar dari ortu, pakpuh, bupuh, pakdhe, budhe yang sudah pensiun dan menjelang pensiun. Mereka rata-rata santai menghadapi hidup, punya sawah yang diolah ketika ada waktu luang, dan ga punya fesbuk yang bikin kita kepo sama kehidupan orang lain!!

    Oke oke..simbok noted.

    ****

    ****

    Sekali lagi, PPS bisa terjadi pada mereka diusia tua maupun muda. Dan itu pilihan. Kita bisa memilih untuk akan melewati masa-masa PPS itu diusia tua atau muda. Kalo memilih di usia muda, setidaknya masih punya energi lebih untuk mengeksplor diri  dan mendapatkan peran ditempat lain. Tapi kalo memilih diusia senja juga ga papa, siapa tau seperti Kolonel Sanders yang berhasil mengeksplor diri justru di usia senja. Itu kalau nasib Anda seberuntung Kolonel Sanders :p

    Diposkan pada Tak Berkategori

    Sibling Rivalry antara Prana dan Brama

    Persaingan itu sejatinya bukan cuma claim Pilpres 2014 atau Pilkada DKI semata, tapi juga ada di rumah simbok saat ini.

    Sumber: boredpanda.com

    Sejak kehamilan kedua simbok mulai membesar, simbok sudah mengkomunikasikan dengan Mas Prana kalo nanti ada adek bayi bla bla bla dan bla bla bla..terus berlanjut sampai adeknya lahir, dan sampai saat ini.. Eh tapi namanya persaingan yaa teteeeeup ada, mungkin itu salah satu fitrah manusia.

    Pertama kali dek Brama menyusu, mas Prana langsung nangis, ngiri. Langsung deh dibawa kabur sama Yangti. Lama kelamaan dikasih pengertian, mas Prana mau mengerti. Tapi setiap adeknya nyusu selalu bilang gini “adeeek..tian (gantian)”. Trus kadang bilang ” adek..bobok..tian”. Oke deh abis nenen adek bobok ditaruh dulu, lalu mas gantian nenen 🙂

    Dan Alhamdulillah, persaingan itu hanya ada di urusan pernenenan, setidaknya sampai saat ini. Masalah lain mas Prana cukup mengerti. Simbok gendong-gendong pun mas Prana ga masalah, malah sering gemes minta cium-cium dek Brama.

    Kebetulan minggu lalu simbok ikutan kulwap ngebahas sibling rivalry by Mbak Binky dari Rumah Dandelion

    Dari Kulwap tersebut inti dalam Sibling Rivalry ini adalah komunikasi baik antara ayah-ibunya ke kakak dan adek, maupun komunikasi antara suami istri dalam berbagi peran.

    Sumber: boredpanda.com lagiii

    Paling menarik dari kulwap adalah sesi tanya jawab. Macam-macam masalah aka curhat peserta dibahas dengan menarik dan solutif. Dan dari situ simbok memahami bahwa setiap anak itu unik, tingkahnya macam-macam yang harusnya diatasi dengan teknik parenting yang bermacam-macam pula. 

    Nah bagi mbok mbok yang berencana nambah krucil atau yg saat ini senasib sama simbok, boleh lah ceki ceki dulu di gambar berikut untuk nambah wawasan.

    PS: materi dicomot dari Rumah Dandelion yaaa

    Diposkan pada Tak Berkategori

    Politik Biner dan Roda yang Berputar

    Semenjak pilpres 2014, politik di Indonesia menjadi Biner. Kalo engga 0 ya 1, kalo engga Jokower ya Prabower, kalo engga Panasbung yaaaa Panastak, dst… Golongan yang 0,5 ato 3/4 adaa siii tapi duikiiit banget sampe tidak terdeteksi. Setidaknya itulah pengamatan saya via medsos dan warung sekitar. 
    Dampaknya, kalo salah satu menang otomatis pihak satunya jadi oposisi (bahasa halus) atau hater (bahasa riil :p)
    Waktu pilpres 2014 posisi saya adalah Jokower ditengah-tengah keluarga besar yang Prabower garis keras dan suami yang juga Prabower garis halus (yaaiyaalaah masak mau garis keras, Inga Inga istri selalu benar :p)
    Begitu Jokowi menang tentu saya senang. Tapi senangnya cuma seminggu doang, karena setelah itu bully an datang menyusul kebijakan Jokowi yg sampe sekarang yaaa gituuu deeh…

    Pas kumpul-kumpul keluarga saat lebaran “Habislah Saya”. Semua mem-bully. Mulai dari  Listrik Naik, Moratorium PNS, Daging Sapi Naik, Sertifikasi Guru, program BPJS, dll. Padahal saya cuma Jokower abal-abal alias simpatisan doang, nyoblos engga. Gimana kalo Jokower sejati? Bisa dicincang sayaa..wkwkw.. Ini juga terjadi pada teman-teman di group WA dan fesbuk saya. Ada yg dibully, ada yg mem-bully.

    Padahal sewaktu sodara ada yg terbantu dengan program perumahan murah Jokowi, ga ada tuh ucapan thanks semisal “aku baru beli rumah program Jokowi, presiden idolamu itu. Thanks yaa” wkwkwkwk. Elek dicacat, apik yo sek dihujat…naseeb di team yg menang yaa gitu.

    Dan bully an itu terus eksis sampe……..Pilkada DKI tiba……

    Nah rata-rata, yang ex Prabower menjelma menjadi anti-Jokowi sekaligus anti-Ahok dan otomatis menjadi team Anies. Ga usah dibahas betapa seru nya pergulatan team anti-Ahok dan team pro-Ahok selama pilkada DKI ini. Keseruan mereka cuma bisa ditandingi keseruan kisah Mulan vs Maia atau kisah Aniston vs Jolie (so last year mbok, sekarang eranya Gigi vs Ayu Ting Ting…iyaa deeh). 

    Yang anti Ahok aka team Anies mem-bully setiap kebijakan yg ada, mau itu benar, separo benar, ato yg jelas keliru… Sebaliknya yang pro Ahok sibuk cari pembenaran sana sini situ..dst 

    Nah, kemarin hari Rabu sore setelah semua lembaga survei mengumumkan hasil quick count yang dimenangkan oleh pasangan Anies – Sandi, roda kehidupan itu benar-benar berputar. Team pro-Ahok yg sebelumnya menjadi sasaran bully, sekarang ganti mem-bully bahkan saat pengumuman pemenang secara resmi belum keluar. Tengok saja, sudah berapa banyak status DP rumah 0% yg menagih janji ato sarkas terhadap janji Anies. 

    Jadiiiiiiiiii buat team anti-Ahok sekaligus team Anies, nanti banyak bersabar dan istighfar yaaa…karena bully-an akan datang menghadang, setidaknya sampe pilpres 2019 mendatang.

    ***

    “Lha sekarang posisimu dimana mbok?”

    “Yoo bukan dua-duanya laah, wong simbok cuma penonton DKI sambil nungguin anak naek odong-odong”

    *ditulis pertama kali di fesbuk eike

    Diposkan pada Tak Berkategori

    Kol Buntet dan Harapan

    Sudah hampir seminggu lingkungan rumah simbok ramee. Ini karena tetangga simbok, sebut saja Mr.X mendadak jadi dukun tiban. 

    Al kisah pada suatu malam Mr. X  bermimpi didatangi kereta kencana dengan penumpang cantik berkebaya bersanggul didalamnya. Mr X  diajak jalan jalan ke istana megah Mbak Kebaya itu. Sempat ditawari untuk dijadikan suami, Mr X mau, tapi entah kapan resepsinya. Masih ngitung weton kali :p Nah saat pulang, Mr X dikasih oleh-oleh suatu senjata. Pesan Mbak e, gunakan senjata itu untuk sarana penyembuhan bagi mereka yang membutuhkan. Mr X sendiko dawuh melaksanakan pesan itu. Paginya pas bangun Mr X sudah menemukan Kol Buntet ada dalam genggamannya. Sempat diserahkan ke tetangga yang lain, tapi Kol Buntet tsb balik lagi ke Mr X.

    Berita menyebar cepat, secepat jempol netizen utk like and share berita-berita hoax. Ga sampe seminggu, pasien berbondong-bondong datang ke tempat Mr X. Pagi sampai malam tak pernah sepi. Pasien mulai dari tetangga RT, RW, kampung sebelah sampai luar kota.

    ***

    Sekilas info mengenai Kol Buntet, ini adalah salah satu benda pusaka aka barang gaib yang cukup populer dikalangan pecinta mistis dan lelembut. Berbentuk seperti keong/siput yang ga bolong alias buntet, makanya disebut keong/kol buntet. Atau jangan-jangan ini memang rumah keong yang sudah memfosil??? Entah…Yang jelas ada kandungan mistis didalamnya, setidaknya begitu yang dipercayai sebagian orang. Kol Buntet ini biasa digunakan sebagai jimat kekebalan, anti bacok sekaligus anti santet. Sayangnya tidak anti miskin :p 

    Seperti benda pusaka lainnya semacam keris, batu merah delima, atau besi kuning, Kol Buntet diperoleh dengan ritual-ritual mistik. Bisa melalui mimpi, pergulatan dengan makhluk gaib yang didahului topo broto plus puasa mutih, atau bisa beli ke ahli supranatural yang iklannya nongol di radio daerah atau majalah Misteri. Nah kalo opsi yang terakhir ini simbok ga jamin barangnya asli ato aspal.

    Untuk mengetahui apakah Kol Buntet asli ato palsu bisa di tes dengan dicelupkan pada cuka ato perasan jeruk nipis. Kalo Kol Buntet nya berjalan maka bisa dipastikan asli, kalo mager aja yaaa berarti palsu.

    ***

    Back to dukun tiban tadi. Kehadirannya seakan menjadi oase dikampung kami. Tetangga kanan-kiri, depan belakang memanfaatkan momen ini untuk meraup rejeki. Yang sebelumnya profesi pengangguran, jadi jualan nasi kucing untuk para pengunjung si dukun. Yang sebelumnya jualan nomer togel, sekarang jualan minuman Ale Ale dan sejenisnya. Ato anak kecil yg biasanya nganggur karena ogah sekolah, jadi lumayan ada aktivitas jagain sepeda motor di parkiran dadakan. Rejeki nyiprat kemana-mana.

    Namun banyak juga yang kontra dengan kegiatan perdukunan dan impact-nya ini. Mulai dari musik, syirik, hingga tetangga yang iri karena Mr X kaya mendadak.

    Toh itu semua tidak menafikan satu hal bahwa adanya Dukun Tiban di kampung kami menunjukkan adanya Harapan. Harapan bagi mereka yang sebelumnya pengangguran, harapan bagi mereka yang depresi karena sakit menahun walaupun sampai saat ini belum ada bukti nyata apakah sakitnya benar-benar berkurang atau hanya “perasaan sakit” yang berkurang. Itu semua karena adanya Harapan.

    Harapan adalah sugesti positif yang mampu merubah hidup manusia. Nah masalah “caranya” apakah benar atau keliru sepertinya Gusti Allah yang paling berhak menghitung nya, bukan kita sebagai manusia.

    Yang jelas simbok turut bahagia dengan mata berbinar penuh harapan dimana-mana.

    Diposkan pada Tak Berkategori

    7 Poster Close Up Film yang Paling Memorable

    Sampai saat ini simbok merasa bahwa sineas dan krunya adalah orang-orang jenius yang kadang jeniusnya melebihi ilmuwan/scientist dimasa yang sama. Imajinasi mereka itu loh yang luar biasa. Bahkan ide-ide yang muncul di Film melebihi ide-ide ilmu pengetahuan. Sudah tau dong banyaknya review Film macam Star Trek ato Space Oddysey yang dikaitkan dengan teknologi masa kini. Itu salah satu contoh nyata kejeniusan para sineas. 

    Nah salah satu kejeniusan yg tak bisa lepas dari keutuhan suatu Film adalah poster Film. Poster Film yg dibikin oleh orang-orang jenius akan menimbulkan efek magis yang bikin penonton tertarik untuk menonton filmnya dan jadi memorable sepanjang masa.

    Ini dia 7 poster Film close up paling magis dan memorable versi simbok. Cekidot brooh:

    1. Silence of the Lamb. Ini Film thriller dibintangi Jodie Foster dan Antonie Hopkins. Film ini diakui sebagai salah satu Film thriller terbaik sepanjang masa. Tapi simbok rasa kok biasa aja yaah..ga yg woww gitu. Simbok malah fokus ke poster Film nya yg unik dan terngiang-ngiang sampe sekarang.

    Coba perhatiin gambar tengkorak dikepala ngengat. Ada apa disana??

    2. The Orphan. Ga perlu banyak cincau, langsung tengok gambar poster dibawah ini. Tatapan mata bocah kecil ini mengeriiiikaaan…simbok mau upload gambar aja agak-agak gimana gituuu.

    3. Paku Kuntilanak. Wajah cantik Dewi Muria Agung ini sedang twerking (kayaknya Miley Cyrus nyontek mbak Depe deeh) dengan bibir berdarah. Ga seraammm, jatuhnya malah unik lucu dan gampang diinget..

    4. Lord of War. Wajah ganteng mapan Nicholas Cage disusun dari butiran ribuan peluru. Sesuai dengan cerita Film yang bang Nico dodolan gaman. Unik menarik meski jujur ekspresinya Bang Nico dari dulu kok sama terus yaa. Pantes makin kesini film-film nya down grade.

    5. Memoir of Geisha. Poster Film sama dengan cover novelnya. Gadis uaayuu bergincu merah membara. Uaayu dengan tatapan syahdu. Cucook dengan ceritanya.

    Ini cewe potret asli ato cuma imajinasi sih?? Cakep banget

    6. The Black Swan. Pertama liat poster ini simbok langsung fokus ke tahi lalat Natalie Portman wkwkwk… Bisa ga sih ni cewe wajahnya berubah-ubah ditiap perannya, kok sepengetahuan simbok wajahnya selalu sama. Yo ga berubah kurus ato agak gendut, jadi gampang banget diinget. Untung meski wajah ga berubah sama sekali, peran yang dimainkan selalu ciaamiiikk. Di film inilah mbak Portman diganjar Best Actress pada perhelatan Oscar tahun…eh tahun berapa yaa…lupaa..hihi

    7. Hmmmm…apa yaa…simbok lupa..ntar kalo inget simbok update yaah..

    Diposkan pada Tak Berkategori

    Ketika Nyawa di Ujung Tanduk

    Kemarin magrib, di daerah Buaran Jakarta Timur yang sekitar 5 km dari rumah simbok di Harapan Baru Bekasi, ada penodongan di dalam angkot. Seorang residivis, Bromocorah, merampok dan menyandera penumpang angkot T25. Yg disandera ibu muda beserta anaknya yg berusia 2 tahun.

    Di video yg beredar saat penyanderaan selama 30 menit itu, tampak wajah si ibu putih pucat pasi dan pasrah. Anaknya juga diem tidak nangis maupun meronta-ronta. Padahal jelas ada sebilah pisau yg ditekankan di dagu si ibu, dan update info terakhir si pelaku sempat menusuk anaknya dipunggung sampe tembus ke paru-paru. 

    Duhhh…simbok yg liat video serasa lemas ikut merinding. Ga kebayang simbok di posisi ibu tsb, saat nyawa diujung tanduk. Iyaa kalo nyawa diri seorang, lah ini nyawa anak tersayang juga diujung tanduk. Tiga puluh menit pasti serasa 30 hari. Beruntung si ibu ga ikut panik teriak-teriak, atau si anak yg rewel yg bisa menambah kepanikan dan berakibat celaka.

    Saat nyawa diujung tanduk, simbok haqqul yakin bahwa itu adalah momen manusia sedekat-dekatnya dengan Sang Maha Pencipta karena pada saat itulah manusia sadar bahwa hidup ini hanya sekejap saja.

    Disisi lain, ibu muda tadi juga sangat beruntung pernah mengalami kejadian mengerikan seperti ini. Karena kejadian tadi pasti akan membuat si ibu melesat menjadi manusia yg jauh lebih baik.

    Diposkan pada Parenting

    Simbok bukan hanya milik Prana seorang

    Well well well….simbok sekarang bukan mahmud Abas lagi, bukan milik Prana sorang saje, tapi sekarang simbok menjelma jadi MAMAH CANTIK DUA ANAK aka Macan Dunak.

    Alhamdulillah hari Selasa kemarin, 28 Maret 2017, bertepatan dengan Hari Raya Nyepi dan kukutnya situs favorit simbok Mojok.co, putra kedua Simbok lahir pukul 12:40 bernama Haykal Bramasta Saputra. Nickname: Brama, biar segagah dan sepemberani Brama Kumbara Sang Ksatria Madangkara. Wkwkwk…kata Mbahkung, kalo namanya Brama kudu sakti. Inggih kung, lha tergantung Mbahkung e mau menurunkan Kanuragan e opo engga…minimal saipi angin lah kung.

    Sejak Senin subuh, tanggal 27 Maret, simbok sudah merasakan tanda-tanda mules. Tapi masih lemah, simbok masih bisa beraktivitas seperti biasa. Justru simbok semakin semangat beraktivitas macam jalan-jalan, ngepel, nyuci baju, en gawean mbabu lainnya. Simbok bersemangat untuk segera bertemu thole tersayang.

    Sampe Isya, belum ada penambahan mules yg signifikan. Hmmm…sepertinya mesti di rangsang sesuatu nih. Ok, simbok njajan steak dulu sebagai obat perangsang nya 😀 

    Dan jam 9 malam, abis njajan steak, frekuensi mules meningkat. Yes it works! Persis kayak Den Mas Prana dulu yg dirangsang pake rujak Petis biar mules meningkat. 

    Nyampe rumah simbok ga bisa tidur, mules meningkat. Dan pas pup jam set 1 tengah malam, lendir bercampur darah muncul. Alhamdulillah. Waktu yg dinanti-nanti tiba. Simbok bangunin suami dan ibu mertua, ready for real battle…

    ***

    Jam 1 malam meluncur ke Madiun, tujuan awal RS Islam Aisyah, RS yg dulu nangani kelahiran Den Mas. Eh lha kok semua dokter kandungannya keluar kota…sedih. Lalu menuju ke RSUD Pav Merpati as second alternative. Nyampe lobi RS, suasana sepi lampu resepsionis mati dan ga ada orang sama sekali. Bahkan satpam jaga pun ga ada. Padahal paviliun ini fasilitas VIP nya RSUD loh. Hmm…jadi tau kenapa Zumi Zola merong-merong waktu sidak di RS Jambi beberapa waktu lalu. Cuss, lanjut meluncur ke Klinik Flamboyan, eh muter-muter sepanjang jalan biliton ga ketemu. Fyuuuh

    Akhirnya terdamparlah simbok di RSIA Al Hasanah (RSIA satu-satunya di kota Madiun). Meskipun RSIA, jangan harap pelayanan ibu anaknya superb, kalo boleh rate 3 jempol terbalik. Mau ulas detail kekurangan nya simbok juga udah males, toh apalah artinya dibanding dengan kelahiran bayi yg sehat sempurna. Yang jelas not recommended place for maternity.

    Al kisah simbok nyampe RS jam set 2 malam. Meski mules, simbok usahakan buat tidur agar besoknya siap tempur. Subuh bangun, mulai jalan-jalan dan hirup udara segar. Pas capek istirahat, barang-barang di kasur. Begitu seterusnya.

    Jam setengah 11 siang, simbok udah ga sanggup jalan. Saat diperiksa udah bukaan 5, lega sekaligus bersemangat. Yeaay ini yg ditunggu-tunggu.

    Daaaaannn…melalui perjuangan yang istimewa, pukul 12:40 Den Bagus Brama lahir ke dunia.

    Alhamdulillah.

    Kata orang, kelahiran kedua dan seterusnya lebih gampang. Menurut simbok engga, setiap kelahiran selalu unik, istimewa dan punya cerita sendiri.

    Diposkan pada Waktu Luang

    Killer Soft Bread aka roti kasur

    Pertama denger roti ini, simbok ngerriiiii….bayangan simbok ni roti kalo jadi Film bakal seperti Killing Me Softly, Kill Bill, dan Film dengan title Kill Kill lainnya. Alias sekali ngemplok langsung semaput saking enaknya.

    Scrolling resep di cookpad sana sini, yg sreg adalah resep dari blognya dapur Nina. Gampang dan tidak membingungkan. Dan baru sadar kalau ternyata ini semacam roti kasur. Hooalaaah jenenge e thok menipu. Tapi emang patut dicoba.

    Bahan dan resep silakan contek dari sumber diatasi. Simbok hanya memodifikasi dikasih isian selai coklat merk Ceres yg simbok beli di Indomaret waktu ada promo. Susu juga pake susu SGM Soya karena Den Mas lagi males mimik susu. Dari pada mubadzir mending dibuat roti. Yaaa kan???

    Satu lagi, simbok ga punya timbangan kue. Berharap suami belikan waktu nanti ultah, it’s mean beberapa bulan lagi wkwkwkwk.

    Ya sudah simbok bikinnya pake perasaan simbok yg halus dan sentimentil ini. Jadilah seperti ini;

    Seperempat kilogram bahan yg sudah diuleni kalis
    Loyang panjang diolesi mentega tipis siap jadi wadah proofing
    Adonan setelah proofing jadi seperti ini. Mengembang hampir 2x lipat

    Tinggal oles dengan kocokan telur yg sudah dikasih susu cair. Karena simbok males bikin lagi, sisa susu cair dan telur buat adonan simbok pake lagi. 

    Nah sembari nunggu dioven, simbok bisa mandi, umbah-umbah, dan beres-beres. Mumpung Den Mas lagi maen ma ponakan.

    Duh simbok deg-degan nih. Hasilnya gimana yaaaa. Dan taaaraaaaa….

    Matang menthu-menthu sempurna

    Hmmm paling suka bau roti kalo dipanggang.. Guriih banget. Kalo pengen mengembang lagi, proofingnya jangan cuma 30″ tapi 1 jam. Ini tadi simbok udah ga sabar sihh..hihi

    Diposkan pada Review

    7 Film/Serial yg Bikin Mewek Sepanjang Masa

    Tentu saja Film ini versi simbok. Penomeran bukan berarti urutan ya gaesss. Cuss kita liat list-nya:

    1. Kuch-kuch Hota Hai. Ini Film India yg menurut simbok jadi batu loncatan Bollywood untuk mendunia. Sebelumnya kan Bollywood cuma dikenal dengan Inspektur Vijay dan Tuan Takur. Tapi Film ini beda. Shah Rukh Khan langsung jadi tenar dimana-mana. Adegan paling mewek adalah saat Kajool pamitan sama Shah Rukh Khan di kereta. Simbok waktu nonton ini pas SD 5x, luka-lukanya mewek semua..hahahhahahahha
    2. Endless love. Serial Korea yg bikin mewek setiap episode. Apalagi ekspresi Song Hye Gyo yg dalam sekali episode bikin banjir air mata. Hiks hiks
    3. Life is Beautiful. Ini film Italia tahun 1997 yg menang di Oscar tahun 1998 kategori Film berbahasa asing terbaik (kalo ga salah). Tentang keluarga Yahudi yg bahagia, suami istri dan anak laki-laki. Sayang keluarga mereka terpisah waktu ditangkap pasukan Nazi. Suami dan anak berpisah dengan ibunya. Nah waktu dipenjara inilah kisah dimulai. Sang Ayah adalah sosok humoris yg tak ingin anaknya tau kalo mereka dalam penjara. Dibikin lah semacam games antara ayah dan anak selama mereka dipenjara agar si anak senantiasa happy. Adegan paling mewek adalah saat si ayah ketahuan petugas penjara dan akan dieksekusi, si ayah digiring melewati tempat persembunyian anaknya dan ekspresi ayah berpura-pura happy bahwa games akan berakhir. Si anak ketawa cekikikan liat ekspresi ayah. Ga lama kemudian, doooorrr…hiksss sediiih
    4. Click. Adam sandler berperan jadi ayah yg workaholic. Karena ga bisa menyeimbangkan antara kehidupan keluarga dan karirnya, Adam Sandler secara ajaib bertemu dgn seseorang yg memberi remote ajaib yg bisa bikin cepet, lambat dan pause kehidupan aslinya. Nah gara-gara keasikan pake remote, Adam Sandler ga kerasa sudah melewatkan momen-momen kehidupannya, mulai dari perceraian, anak tiba-tiba udah gede, dll. Adegan paling mewek saat Adam Sandler menyesal di penghujung maut diakhir cerita.
    5. Sang Pemimpi. Ini Film kedua tetralogi Laskar Pelangi. Lebih fokus terhadap ayah. Yg bikin haru pas Ayahnya tanpa kata-kata memandang haru Haikal. Simbok pas nonton di bioskop berusaha banget buat nahan air mata…wkwkwk..malu cuii
    6. Bunda. Ini sinetron taun berapa simbok lupa. Yg maen Meriam Belina, Tora Sudiro waktu masih belum terkenal, dan Dina Olivia. Menceritakan tentang Meriam Belina mantan pelacur yg mendekam dipenjara, punya anak Dina Olivia yg sudah jadi pengacara yang nantinya membantu advokasi Meriam Belina untuk bebas dari penjara. Adegan paling sedih saat Dina mengetahui kalau Tante Mer adalah ibu kandungnya. Meweeek abis. Apalagi adegan Tante Mer di terminal dikejar-kejar Dina Olivia, make up sama ekspresi Tante Mer juaaaaraaa.
    7. Jiburo. Film Korea yg mengisahkan tentang cucu dari kota yang bandel dan manja yg dititipkan pada neneknya dikampung yg tuli dan bisu. Kampung disini beneran kampung yg ga ada listrik, rumah kayu, halaman tanah, ditengah-tengah ladang. Nah si cucu yg awal mulanya sebel sama si nenek, lama kelamaan sayang. Adegan paling mewek saat si cucu ninggalin neneknya jalan sendirian kehujanan dari pasar dan saat mereka berpisah diakhir cerita.

    PS : semua gambar dicomot dari Google yaah