Posted in Tak Berkategori

Dunia Perbengesan Nowadays

Jika rambut adalah mahkota dan mata sebagai jendela jiwa, maka bibir adalah pintu hati kita.

***

Tak salah jika dunia perlenongan akan hampa tanpa warna warni perbengesan.

Beberapa waktu terakhir jenis benges yg populer dan banyak digemari kaum wadon adalah benges jenis Matte, terutama yg model oles lip cream.

Entah simbok yg kudet yaa, tapi beberapa taun lalu lip cream Matte yg simbok tau cuma merk Sleek Matte ama beberapa merk populer lainnya macam NYX, Maybelline. Wardah, Mustika Ratu, Sari Ayu dan merk lokal lainnya belum mengeluarkan varian benges likuid Matte.

Sekarang, byuuuh…hampir tidak ada merk lenong yg tidak punya produk benges likuid Matte. Bahkan beberapa artis mengeluarkan brand khusus benges oles ini. Sebutlah Cathy Sharon dengan merk Urban Lips, dek Aurel dengan Aurelloly, Jessika Iskandar dengan Jedar Lip, dek Valerie Thomas dengan VAL, dan mbuh massiiiih banyak lagiii. 

Clothing Line pun juga banyak yg merambah ke dunia perbengesan ini setelah tau betapa menggiurkan pasar benges saat ini. Zoya misalnya, langsung meluncurkan 8 varian benges oles yg sukses bikin simbok penisirin (penisirin doang siiih…mau beli mikir-mikir dulu..hahaha). Atau Zaskia Adya Mecca yg sudah sukses terlebih dahulu di bidang pergombalan dengan merk ZAM nya juga mengeluarkan benges likuid merk ZAM juga.

***

Melihat begitu hiiiitttsss nya benges jenis cair  ini, tak ada salah kita kaum wadon mengoleksi ato setidaknya mencoba jenis benges yg satu ini. 

Kalo bingung dengan ratusan merk yg ada saat ini, bolehlah sebagai pemula dunia perbengesan mencoba tips yg pernah simbok lakukan berikut:

  1. Baca beauty blog atau IG seperti  lippielust atau lizzie parra. Disitu secara detail di ulas oleh expertis perlenongan. Tapiiiii kalo simbok jujur agak puyeng bacanya, istilah-istilah nya asing dan ruwet…wkwkwk
Posted in Tak Berkategori

Sibling Rivalry antara Prana dan Brama

Persaingan itu sejatinya bukan cuma claim Pilpres 2014 atau Pilkada DKI semata, tapi juga ada di rumah simbok saat ini.

Sumber: boredpanda.com

Sejak kehamilan kedua simbok mulai membesar, simbok sudah mengkomunikasikan dengan Mas Prana kalo nanti ada adek bayi bla bla bla dan bla bla bla..terus berlanjut sampai adeknya lahir, dan sampai saat ini.. Eh tapi namanya persaingan yaa teteeeeup ada, mungkin itu salah satu fitrah manusia.

Pertama kali dek Brama menyusu, mas Prana langsung nangis, ngiri. Langsung deh dibawa kabur sama Yangti. Lama kelamaan dikasih pengertian, mas Prana mau mengerti. Tapi setiap adeknya nyusu selalu bilang gini “adeeek..tian (gantian)”. Trus kadang bilang ” adek..bobok..tian”. Oke deh abis nenen adek bobok ditaruh dulu, lalu mas gantian nenen 🙂

Dan Alhamdulillah, persaingan itu hanya ada di urusan pernenenan, setidaknya sampai saat ini. Masalah lain mas Prana cukup mengerti. Simbok gendong-gendong pun mas Prana ga masalah, malah sering gemes minta cium-cium dek Brama.

Kebetulan minggu lalu simbok ikutan kulwap ngebahas sibling rivalry by Mbak Binky dari Rumah Dandelion

Dari Kulwap tersebut inti dalam Sibling Rivalry ini adalah komunikasi baik antara ayah-ibunya ke kakak dan adek, maupun komunikasi antara suami istri dalam berbagi peran.

Sumber: boredpanda.com lagiii

Paling menarik dari kulwap adalah sesi tanya jawab. Macam-macam masalah aka curhat peserta dibahas dengan menarik dan solutif. Dan dari situ simbok memahami bahwa setiap anak itu unik, tingkahnya macam-macam yang harusnya diatasi dengan teknik parenting yang bermacam-macam pula. 

Nah bagi mbok mbok yang berencana nambah krucil atau yg saat ini senasib sama simbok, boleh lah ceki ceki dulu di gambar berikut untuk nambah wawasan.

PS: materi dicomot dari Rumah Dandelion yaaa

Posted in Tak Berkategori

Politik Biner dan Roda yang Berputar

Semenjak pilpres 2014, politik di Indonesia menjadi Biner. Kalo engga 0 ya 1, kalo engga Jokower ya Prabower, kalo engga Panasbung yaaaa Panastak, dst… Golongan yang 0,5 ato 3/4 adaa siii tapi duikiiit banget sampe tidak terdeteksi. Setidaknya itulah pengamatan saya via medsos dan warung sekitar. 
Dampaknya, kalo salah satu menang otomatis pihak satunya jadi oposisi (bahasa halus) atau hater (bahasa riil :p)
Waktu pilpres 2014 posisi saya adalah Jokower ditengah-tengah keluarga besar yang Prabower garis keras dan suami yang juga Prabower garis halus (yaaiyaalaah masak mau garis keras, Inga Inga istri selalu benar :p)
Begitu Jokowi menang tentu saya senang. Tapi senangnya cuma seminggu doang, karena setelah itu bully an datang menyusul kebijakan Jokowi yg sampe sekarang yaaa gituuu deeh…

Pas kumpul-kumpul keluarga saat lebaran “Habislah Saya”. Semua mem-bully. Mulai dari  Listrik Naik, Moratorium PNS, Daging Sapi Naik, Sertifikasi Guru, program BPJS, dll. Padahal saya cuma Jokower abal-abal alias simpatisan doang, nyoblos engga. Gimana kalo Jokower sejati? Bisa dicincang sayaa..wkwkw.. Ini juga terjadi pada teman-teman di group WA dan fesbuk saya. Ada yg dibully, ada yg mem-bully.

Padahal sewaktu sodara ada yg terbantu dengan program perumahan murah Jokowi, ga ada tuh ucapan thanks semisal “aku baru beli rumah program Jokowi, presiden idolamu itu. Thanks yaa” wkwkwkwk. Elek dicacat, apik yo sek dihujat…naseeb di team yg menang yaa gitu.

Dan bully an itu terus eksis sampe……..Pilkada DKI tiba……

Nah rata-rata, yang ex Prabower menjelma menjadi anti-Jokowi sekaligus anti-Ahok dan otomatis menjadi team Anies. Ga usah dibahas betapa seru nya pergulatan team anti-Ahok dan team pro-Ahok selama pilkada DKI ini. Keseruan mereka cuma bisa ditandingi keseruan kisah Mulan vs Maia atau kisah Aniston vs Jolie (so last year mbok, sekarang eranya Gigi vs Ayu Ting Ting…iyaa deeh). 

Yang anti Ahok aka team Anies mem-bully setiap kebijakan yg ada, mau itu benar, separo benar, ato yg jelas keliru… Sebaliknya yang pro Ahok sibuk cari pembenaran sana sini situ..dst 

Nah, kemarin hari Rabu sore setelah semua lembaga survei mengumumkan hasil quick count yang dimenangkan oleh pasangan Anies – Sandi, roda kehidupan itu benar-benar berputar. Team pro-Ahok yg sebelumnya menjadi sasaran bully, sekarang ganti mem-bully bahkan saat pengumuman pemenang secara resmi belum keluar. Tengok saja, sudah berapa banyak status DP rumah 0% yg menagih janji ato sarkas terhadap janji Anies. 

Jadiiiiiiiiii buat team anti-Ahok sekaligus team Anies, nanti banyak bersabar dan istighfar yaaa…karena bully-an akan datang menghadang, setidaknya sampe pilpres 2019 mendatang.

***

“Lha sekarang posisimu dimana mbok?”

“Yoo bukan dua-duanya laah, wong simbok cuma penonton DKI sambil nungguin anak naek odong-odong”

*ditulis pertama kali di fesbuk eike

Posted in Tak Berkategori

Kol Buntet dan Harapan

Sudah hampir seminggu lingkungan rumah simbok ramee. Ini karena tetangga simbok, sebut saja Mr.X mendadak jadi dukun tiban. 

Al kisah pada suatu malam Mr. X  bermimpi didatangi kereta kencana dengan penumpang cantik berkebaya bersanggul didalamnya. Mr X  diajak jalan jalan ke istana megah Mbak Kebaya itu. Sempat ditawari untuk dijadikan suami, Mr X mau, tapi entah kapan resepsinya. Masih ngitung weton kali :p Nah saat pulang, Mr X dikasih oleh-oleh suatu senjata. Pesan Mbak e, gunakan senjata itu untuk sarana penyembuhan bagi mereka yang membutuhkan. Mr X sendiko dawuh melaksanakan pesan itu. Paginya pas bangun Mr X sudah menemukan Kol Buntet ada dalam genggamannya. Sempat diserahkan ke tetangga yang lain, tapi Kol Buntet tsb balik lagi ke Mr X.

Berita menyebar cepat, secepat jempol netizen utk like and share berita-berita hoax. Ga sampe seminggu, pasien berbondong-bondong datang ke tempat Mr X. Pagi sampai malam tak pernah sepi. Pasien mulai dari tetangga RT, RW, kampung sebelah sampai luar kota.

***

Sekilas info mengenai Kol Buntet, ini adalah salah satu benda pusaka aka barang gaib yang cukup populer dikalangan pecinta mistis dan lelembut. Berbentuk seperti keong/siput yang ga bolong alias buntet, makanya disebut keong/kol buntet. Atau jangan-jangan ini memang rumah keong yang sudah memfosil??? Entah…Yang jelas ada kandungan mistis didalamnya, setidaknya begitu yang dipercayai sebagian orang. Kol Buntet ini biasa digunakan sebagai jimat kekebalan, anti bacok sekaligus anti santet. Sayangnya tidak anti miskin :p 

Seperti benda pusaka lainnya semacam keris, batu merah delima, atau besi kuning, Kol Buntet diperoleh dengan ritual-ritual mistik. Bisa melalui mimpi, pergulatan dengan makhluk gaib yang didahului topo broto plus puasa mutih, atau bisa beli ke ahli supranatural yang iklannya nongol di radio daerah atau majalah Misteri. Nah kalo opsi yang terakhir ini simbok ga jamin barangnya asli ato aspal.

Untuk mengetahui apakah Kol Buntet asli ato palsu bisa di tes dengan dicelupkan pada cuka ato perasan jeruk nipis. Kalo Kol Buntet nya berjalan maka bisa dipastikan asli, kalo mager aja yaaa berarti palsu.

***

Back to dukun tiban tadi. Kehadirannya seakan menjadi oase dikampung kami. Tetangga kanan-kiri, depan belakang memanfaatkan momen ini untuk meraup rejeki. Yang sebelumnya profesi pengangguran, jadi jualan nasi kucing untuk para pengunjung si dukun. Yang sebelumnya jualan nomer togel, sekarang jualan minuman Ale Ale dan sejenisnya. Ato anak kecil yg biasanya nganggur karena ogah sekolah, jadi lumayan ada aktivitas jagain sepeda motor di parkiran dadakan. Rejeki nyiprat kemana-mana.

Namun banyak juga yang kontra dengan kegiatan perdukunan dan impact-nya ini. Mulai dari musik, syirik, hingga tetangga yang iri karena Mr X kaya mendadak.

Toh itu semua tidak menafikan satu hal bahwa adanya Dukun Tiban di kampung kami menunjukkan adanya Harapan. Harapan bagi mereka yang sebelumnya pengangguran, harapan bagi mereka yang depresi karena sakit menahun walaupun sampai saat ini belum ada bukti nyata apakah sakitnya benar-benar berkurang atau hanya “perasaan sakit” yang berkurang. Itu semua karena adanya Harapan.

Harapan adalah sugesti positif yang mampu merubah hidup manusia. Nah masalah “caranya” apakah benar atau keliru sepertinya Gusti Allah yang paling berhak menghitung nya, bukan kita sebagai manusia.

Yang jelas simbok turut bahagia dengan mata berbinar penuh harapan dimana-mana.

Posted in Tak Berkategori

7 Poster Close Up Film yang Paling Memorable

Sampai saat ini simbok merasa bahwa sineas dan krunya adalah orang-orang jenius yang kadang jeniusnya melebihi ilmuwan/scientist dimasa yang sama. Imajinasi mereka itu loh yang luar biasa. Bahkan ide-ide yang muncul di Film melebihi ide-ide ilmu pengetahuan. Sudah tau dong banyaknya review Film macam Star Trek ato Space Oddysey yang dikaitkan dengan teknologi masa kini. Itu salah satu contoh nyata kejeniusan para sineas. 

Nah salah satu kejeniusan yg tak bisa lepas dari keutuhan suatu Film adalah poster Film. Poster Film yg dibikin oleh orang-orang jenius akan menimbulkan efek magis yang bikin penonton tertarik untuk menonton filmnya dan jadi memorable sepanjang masa.

Ini dia 7 poster Film close up paling magis dan memorable versi simbok. Cekidot brooh:

1. Silence of the Lamb. Ini Film thriller dibintangi Jodie Foster dan Antonie Hopkins. Film ini diakui sebagai salah satu Film thriller terbaik sepanjang masa. Tapi simbok rasa kok biasa aja yaah..ga yg woww gitu. Simbok malah fokus ke poster Film nya yg unik dan terngiang-ngiang sampe sekarang.

Coba perhatiin gambar tengkorak dikepala ngengat. Ada apa disana??

2. The Orphan. Ga perlu banyak cincau, langsung tengok gambar poster dibawah ini. Tatapan mata bocah kecil ini mengeriiiikaaan…simbok mau upload gambar aja agak-agak gimana gituuu.

3. Paku Kuntilanak. Wajah cantik Dewi Muria Agung ini sedang twerking (kayaknya Miley Cyrus nyontek mbak Depe deeh) dengan bibir berdarah. Ga seraammm, jatuhnya malah unik lucu dan gampang diinget..

4. Lord of War. Wajah ganteng mapan Nicholas Cage disusun dari butiran ribuan peluru. Sesuai dengan cerita Film yang bang Nico dodolan gaman. Unik menarik meski jujur ekspresinya Bang Nico dari dulu kok sama terus yaa. Pantes makin kesini film-film nya down grade.

5. Memoir of Geisha. Poster Film sama dengan cover novelnya. Gadis uaayuu bergincu merah membara. Uaayu dengan tatapan syahdu. Cucook dengan ceritanya.

Ini cewe potret asli ato cuma imajinasi sih?? Cakep banget

6. The Black Swan. Pertama liat poster ini simbok langsung fokus ke tahi lalat Natalie Portman wkwkwk… Bisa ga sih ni cewe wajahnya berubah-ubah ditiap perannya, kok sepengetahuan simbok wajahnya selalu sama. Yo ga berubah kurus ato agak gendut, jadi gampang banget diinget. Untung meski wajah ga berubah sama sekali, peran yang dimainkan selalu ciaamiiikk. Di film inilah mbak Portman diganjar Best Actress pada perhelatan Oscar tahun…eh tahun berapa yaa…lupaa..hihi

7. Hmmmm…apa yaa…simbok lupa..ntar kalo inget simbok update yaah..

Posted in Tak Berkategori

Ketika Nyawa di Ujung Tanduk

Kemarin magrib, di daerah Buaran Jakarta Timur yang sekitar 5 km dari rumah simbok di Harapan Baru Bekasi, ada penodongan di dalam angkot. Seorang residivis, Bromocorah, merampok dan menyandera penumpang angkot T25. Yg disandera ibu muda beserta anaknya yg berusia 2 tahun.

Di video yg beredar saat penyanderaan selama 30 menit itu, tampak wajah si ibu putih pucat pasi dan pasrah. Anaknya juga diem tidak nangis maupun meronta-ronta. Padahal jelas ada sebilah pisau yg ditekankan di dagu si ibu, dan update info terakhir si pelaku sempat menusuk anaknya dipunggung sampe tembus ke paru-paru. 

Duhhh…simbok yg liat video serasa lemas ikut merinding. Ga kebayang simbok di posisi ibu tsb, saat nyawa diujung tanduk. Iyaa kalo nyawa diri seorang, lah ini nyawa anak tersayang juga diujung tanduk. Tiga puluh menit pasti serasa 30 hari. Beruntung si ibu ga ikut panik teriak-teriak, atau si anak yg rewel yg bisa menambah kepanikan dan berakibat celaka.

Saat nyawa diujung tanduk, simbok haqqul yakin bahwa itu adalah momen manusia sedekat-dekatnya dengan Sang Maha Pencipta karena pada saat itulah manusia sadar bahwa hidup ini hanya sekejap saja.

Disisi lain, ibu muda tadi juga sangat beruntung pernah mengalami kejadian mengerikan seperti ini. Karena kejadian tadi pasti akan membuat si ibu melesat menjadi manusia yg jauh lebih baik.

Posted in Tak Berkategori

Raja Salman, Pangeran, dan Lebaynya kita

Jujur simbok sebelumnya ga ngeh siapa raja Saudi saat ini sebelum rame di sosmed..wkwkwkwk..tak pikir masih raja Abdullah itu. Eh ternyata udah lama ganti yaaa. Simbok ga pernah ngikuti silsilah keluarga ini sih.

Simbok lebih hafal drama drama keluarga kerajaan Inggris, atau Keraton Jogja/Solo yg lagi berebut kekuasaan.

Itu entah karena kerajaan Saudi yg “tertutup” atau karena monotonnya drama mereka yg cuma seputar kekayaan dan aset dimana-mana. Simbok juga cuma tau berita terakhir mereka yang mendukung ISIS eh pemberontak Suriah di krisis Allepo kemarin. Ama yg ujug ujug ngebom Yaman trus ditinggalin begitu aja.

***

Nah, udah tau di sosmed kita perang opini dalam rangka Pilkada yg seakan-akan cuma ada di DKI aja, udah tau sensitifitas agama meningkat tuaajaam, udah tau sentimen Cina vs Arab lagi naik daun, lhaa kok Mak bedunduk Raja Salman dan rombongan datang ke Indonesia disaat kondisi lagi panas kayak gini. Kan jadinya tambah kobong timeline sosmed. Mbok yaaa kalo mau datang pas akhir April gitu, saat pilkada udah kelar. Tapi siapa lah simbok yang cuma tukang angon bocah.
Reaksi publik luaaarr biasa besar. Semua dibahas sampe detil printilannya. Mulai dari visi ekonomi investasi, visi politik, jumlah rombongan, fasilitas yg dibawa, pangeran dan putrinya. Nah yg terakhir ini sampe ada artikel liputan khususnya diberbagai media. Pliss deeeh aahhh…wartawan lebaay kurang gawean.

Simbok curiga lebaynya kita yaaa semata-mata karena Pilkada ajah. Seakan-akan mau nunjukin ke kubu lawan yg anti-Arab kalo Arab yg ini wawww gituuuh. Persis seperti emak-emak kalo saingan sesuatu. Emak A bangga-banggain A, yg emak B juga ga mau kalah. Apalagi kalo yang dibanggakan kontras kondisinya.

Lha wong perihal salaman, Putri Ameera, sholat bersepatu aja bisa jadi perdebatan sengit yang berakhir antara Surga dan Neraka (ngerrriii) apalagi mau bahas investasi ekonomi yang agak berat dikit. Eh tapi siapa tau kalo yg topik berat malah ga jadi debat, karena otak ga kuaat mikir…wkwkkwkw…

Dan bisa diduga kalo follower IG pangeran Arab langsung melonjak tajam karena kelebayan ga cuma gadis-gadis tapi emak-emak beranak juga. Norak tur nggilaniii….sampe-sampe artis Pakistan yg sempet dinobatkan sebagai pria tertampan di dunia, Imran Abbas, diaku-aku sebagai salah satu pangeran. Kebacut kan..

***

Wes akh…simbok mau umbah-umbah.

Akhirul Kalam, ahlan wa shalan Raja Sulaiman and team.

Selamat berlibur dan berparty. Kalau kata teman, pray hard party hard. Ajaklah kita-kita yang memuja mujimu ini buat party. Karena sesungguhnya kita ini kurang party. Ga percaya? Tengoklah timeline fesbuk kami.

Posted in Tak Berkategori

Patriarki saat ini…disini

Beberapa hari lalu tetangga simbok melangsungkan pernikahan kedua nya. Lelaki paruh baya, seorang tokoh masyarakat, pemuka agama yg cukup disegani.

Istri pertamanya kemana? Yaa ada, baru dicerai kurang dari setengah tahun.

Istri pertama stress kata orang-orang. Murung, pendiam, lalu kadang kalo kumat tiba-tiba ngamuk musuh-musuh ga jelas. Mungkin saja bipolar depresi macam Marshanda, entah, karena ga pernah dibawa berobat. Tapi yang jelas kondisi istri pertama bikin malu Pak Tokoh. Lhaa mosok istrinya tokoh masyarakat ples pemuka agama stress ga jelas. Mending di cerai laaah. Begitulah kira-kira anggapan umum masyarakat dilingkungan simbok, khususon kaum Adam.

Bedanya di kasus Marshanda, Ben Kasyafani keukeuh pengen mempertahankan pernikahan nya meskipun dgn kondisi Marshanda yg demikian walau akhirnya cerai juga. Ben sepertinya tidak malu dengan kondisi Caca (simbok sok akrab deh manggil Caca :p), apalagi sudah ada buah hati. Begitu penerawangan simbok.

Kalo yg tetangga ini, istri stress bikin malu yaaa dibuang aja. Demi nama besar Pak Tokoh. Toh si Bapak nikah lagi dapet yg lebih muda dan semok menthu-menthu. Nama si Bapak akan semakin berkibar. 

Nun agak jauh disana, tepatnya di bagian dapur, tempat dimana para mbok-mbok masak buat suguhan tamu undangan walimahan, air mata bercucuran. Para mbok-mbok disana ikut sedih, nelongso dengan kondisi istri pertama yang dicampakkan. 

****

Contoh ini, ga cuma satu atau dua di lingkungan kita. Ada buaaanyaaak wanita ga berdaya yg jika ada nista setitik maka dicampakkan jua akhirnya.

Bueedaa poll kalo terjadi sebaliknya pada kaum Adam berjakun. Saat kaum Adam bertingkah, wanita cukup berdoa sambil ngekep anak dari rumah. Jangankan mau nuntut pisah, mau negor aja susah. Takut di hajarlah, takut ga dikasih jatahlah, kadang malah takut sang Ayah berpaling ke yang lain. 

Hanya sedikit…sedikit sekali kaum wanita terutama wanita dengan sederet buntut yg mau speak up, berani bersikap, dan berdaya dengan harap. 

Mereka beranggapan, ketidakadilan harus dilawan dengan bersikap, bukan pasrah diam senyap.

Mereka adalah jiwa-jiwa yg berpikir bahwa anak harus selamat, rejeki pasti akan didapat, dan kebahagiaan itu bukan cuma mukjizat. 

****

Tak ada yang salah dengan patriarki, karena toh simbok hidup dilingkungan dengan budaya patriarki dan agama yg dogma tekstual nya juga patriarki.

Yang salah adalah kalau patriarki ini membuat kita para simbok jadi lemah tak berdaya. Karena berdaya itu adalah fitrah kita sebagai manusia. 

Posted in Tak Berkategori

Klappertaart, Makanan Londo Rasa Ndeso

Simbok tergolong telat makan desert yang manis, lumer, creamy ini. Maklum simbok baru turun gunung dan mencicipi peradaban baru satu dekade terakhir. Lha selama ini kemana aja?!! Ya bertapa laah, mawas diri :p

Kapan pertama kali mencicipi simbok lupa, yg jelas pertama incip simbok suka. Yaaa meskipun nama desert ini Londo, toh masih sesuai dengan lidah ndeso Duro simbok.

Nah, weekend kemarin simbok coba bikin panganan satu ini. Nyontek resep sana-sini, yang paling bikin simbok sreg dari Blog Just Try and Taste ini, penjelasannya gampang ga mbuleet dan ada tips trik nya. 

Paling utama dari membuat klappertaart adalah adonan custard nya. Kalo custardnya jadi, maka lancarlaah pembuatan klappertaart nya. 

Makanya simbok agak deg-degan waktu bikin adonannya. Takut nggredel alias mringkil, ga lembut dan mulus. 

Tapi voilaaa….simbok surprise pas bikin custard ternyata hasilnya mulus, creamy, lembut persis bokongnya Den Mas. Nih bukti agar ga hoax.

Custard lembut dan creamy siap dipanggang

Pas custardnya udah jadi. Eh simbok lupa masukin mentega. Panik sebentar. Langsung deh simbok masukin mentega nya mumpung adonan masih anget. Dan ternyata ga papa tuh. Hohoho…

Udah beres, tinggal masukin daging kelapa dan kismis. Lalu panggang deh. Jadi lah seperti ini.

Klappertaart panggang siap santaap

Simbok ga pake taburan kayu manis, karena kayu manis nya udah simbok masukin di adonan custard. Aroma kayu manisnya masih terasa tapi ga terlalu menyengat seperti kalo ditaburi. Selera.

Hasilnya, suami dan Den Mas sukaaaa banget.

Posted in Tak Berkategori

Rumah, a house or a home?

Saat kita mau beli/bangun rumah, tujuannya apa? Build/ buy a house or home?

Survey random simbok menyatakan: kalo itu rumah pertama, pasti beli as A home. Tapi kalo itu rumah kedua, ketiga dst, rumah tsb as A house only.

***

Simbok sekitar 4 tahun lalu pontang panting cari rumah sama suami di daerah Jakarta coret. Hampir tiap minggu cari rumah mini yg sesuai sama celengan ayam simbok. Tentu juga mempertimbangkan cicilan KPR yg sanggup kita tanggung untuk waktu yg beranak. Berat? Iyes. Dan lebih menyesakkan kalau pas lagi survey banyak rumah kosong yg ga dihuni pemiliknya karena itu rumah only as A house. Bisa jadi itu rumah ke lima pemilik. Alasan klise nya yaaaa INVESTASI!!!!

Duit ente ga akan berkurang, bahkan nambah dengan punya banyak rumah. Makanya banyak iklan bilang, Senin Harga Naik. Masif dan meracuni otak. Kesimpulan singkat, ente akan kaya raya kalo punya banyak rumah!!

Oh really dear….

***

Sekali lagi, simbok ga punya data akurat untuk ini. Simbok ga melakukan survey statistik secara detail (emang simbok pegawai BPS apa). Tapi ini murni pengamatan simbok.

Yang tajir, sudah pasti punya banyak aset termasuk rumah. Tapi untuk bisa tajir, bukan dengan memperbanyak rumah. You got it?!

Kalau udah punya rumah tinggal as A home, dan masih punya sisa duit melimpah turah turah. Tentu pilihan terbaik untuk sugih 7 turunan adalah investasi duit tersebut buat buka usaha. Puter lagi duitnya sampe beranak Pinak bercucu cicit. Apakah ini mudah? Tentu tidak. Berdarah-darah iyes. 

Kalau duitnya masih melimpah lagi. Bikinlah usaha di bidang yang lain. Terus menggurita dan bikin kerajaan bisnis. Selain bikin sugih, bisnis juga membantu buka lapangan pekerjaan kan? Coba hitung, berapa banyak kita bisa menghidupi orang plus keluarganya. Malaikat Nakir pun akan kewalahan mencatat kebaikan kita.

Ini beda kalo pola pikirnya kebalik, “Perbanyak rumah/aset bikin kaya”

Pertama, ini terjebak sama iklan-iklan pengembang raksasa yg seenak udelnya bikin harga rumah. Harga yg ngatur dia, yg naikin dia, no rules at all. Yg lain mulai dari pengembang ecek-ecek, sampe orang-orang yg punya beberapa rumah, akan mengikuti standar harga nya dia. Pasar dalam genggaman nya, tanpa ada interupsi. Ini buruk, buruk sekali!!

Kedua, rumah adalah kebutuhan pokok manungso. Termasuk sandang, pangan lan papan. Boleh berbisnis di tiga hal tadi, tapi mbok yaa beretika. Jangan bikin bisnismu mencekik kehidupan orang lain. Kalo udara yg kita hirup, sinar mentari yg hangat, dan air yg diminum bisa berbagi, kenapa tidak dengan tanah yg dipijak dan atap yg bernaung dibumi ini untuk kita bagi. Toh, masih banyak bidang usaha lain yg bisa dieksplor.

***

Hal kecil yg bisa kita lakukan kalau kita terlanjur  punya banyak rumah adalah jual rumahnya dengan harga yg wajar ga mencekik. Sell a house for being a home for others.