Posted in Serba-serbi

Muria dan Mordor

Beberapa hari lalu seorang teman membagikan sebuah video di group WA berjudul History of Java from 10,000BC until 2017 (now). Video mapping pulau Jawa dari jaman purba sampe sekarang. Pengen tak share disini tapi kok yaa sumber utama nya ga ada. Urung deh, daripada kena issue plagiasi.

Video tersebut cukup detail meski perlu cek en ricek lagi (kalo ga males wkwk). Digambarkan pula bahwa di Utara Jawa Tengah masih ada pulau Muria (saat ini Jepara, Kudus, Pati) masih terpisah dengan pulau Jawa. Ada selat kecil dengan ceruk cukup lebar di antara Demak dan Semarang. 

Sebelum abad ke 17, selat itu masih ada meskipun sudah mulai mengalami pendangkalan. Sampai akhirnya proses sedimentasi sungai semakin cepat dan mengakibatkan selat berubah jadi dataran yang menghubungkan pulau Muria dengan pulau Jawa seperti sekarang ini.

Sumber: Google Map

Lalu ada pertanyaan, jika sedimentasi menyatukan pulau Muria dengan pulau Jawa, kenapa hal yang sama tidak terjadi dengan pulau di timur laut pulau Jawa (sebut saja pulau Mordor)? Padahal di selat itu juga bermuara puluhan sungai. Mengapa?

***

Sebagai seorang trah Mordor, simbok akan jawab pertanyaan diatas secara detail dan tajam setajam silit!!!

  1. Gunung Berapi. Di Muria ada gunung Muria yang dulu pernah aktif. Sedikit banyak pasti ada dong muntahan lahar yang pengen jalan-jalan ke laut. Sementara di Mordor, puncak tertinggi cuma gunung batu BatuMarmar di perbatasan Pamekasan Sampang. Itupun ga bisa disebut gunung, cuma bukit kapur yang mecungul. Apa yang mau dimuntahin ke laut? Wong adanya cuma butiran debu kapur sahaja.
  2. Jenis Tanah. Tanah vulkanik adalah jenis tanah yg lengket, sama kayak tanah lempung (apa tanah lempung varian dari tanah vulkanik yaa?). Jadi ketika tanah vulkanik dari pulau Muria meet up dengan tanah lempung pulau Jawa maka mereka cucok ikrib dan saling nempel kayak perangko. Beda dengan tekstur tanah Mordor yang dipermukaan merah tapi putih kapur didalam. Itu karena Mordor dulunya diduga daratan laut yg muncul di permukaan. Jadi ketika tanah Mordor meet up dengan tanah lempung Jawa, mereka crash. Ga cucok, ogah mau ketemu lagi. Sampai sekarang.
  3. Kecepatan Sedimentasi. Ini simbok ga ada data, tapi ga asal bicara juga. Ini murni insting seorang ibu beranak dua. Coba dibuktikan dari peta dibawah ini. Liat lingkaran merahnya. Secara awang-awang, daerah selat Muria jaraknya lebih dekat kedaerah pegunungan di Jawa Tengah sehingga bisa dibayangkan bahwa kemiringan wilayahnya cukup tajam antara dataran tinggi ke selat Muria. Beda halnya dengan selat di Mordor yg lokasinya cukup jauh dengan pegunungan/dataran tinggi sehingga bisa dibayangkan kemiringan wilayahnya cukup landai. Dapat diambil kesimpulan bahwa kecepatan air sungai (yg membawa sedimen) di daerah Muria lebih cepat dibanding Mordor.
    Sumber: google map dengan coretan tangan sendiri
  4. It’s a magic. Apa anda belum pernah dengar kesaktian magic pulau Mordor?? Kalo belum simbok sarankan jangan cari perkara dengan penghuninya. Bumi aja ogah mendekat, apalagi manusia.
  5. Taktik lawan VOC. Di gosipkan bahwa dulu kapal Gub Daendels sempat melewati selat Muria. Saat mau bikin jalur Pantura, kapal VOC wara-wiri lewat selat tersebut. Karena sang bahurekso gunung Muria tidak suka dengan VOC, di bikinlah selat Muria jadi daratan agar VOC ga bisa lewat lagi. Nah kalo di Mordor beda lagi. Karena ga punya bahurekso, penduduk Mordor punya inisiatif sendiri. Para pedagang berkumpul disepanjang pesisir mencegat kapal VOC. Begitu kapal mendekat para pedagang berteriak: “Gan, berempah kapal ajieh per kelo na?” . VOC pun lari dan tak pernah kembali.

Sampai saat ini, Mordor masih suci untuk berdiri sendiri.

Posted in Serba-serbi

Post Power Syndrom di Usia Muda?

Siang tadi simbok dikunjungi teman seperjuangan simbok waktu merantau ke ibukota. Cerita ngalor ngidul sampailah pada Post Power Syndrom (PPS) yg melanda kebanyakan orang yg bekerja. Yes, PPS yang tidak hanya melanda mereka-mereka yang purna tugas karena usia pensiun namun juga yang melanda usia muda yang terpaksa harus berhenti bekerja diranah publik.

***

Kedua orang tua simbok kebetulan adalah pekerja yg masih 4&5 taun lagi menuju masa pensiun. Jadi simbok belum pernah merasakan secara langsung keluarga dekat yang teridentifikasi PPS, tetapi tetangga dan rekan sekantor dulu ada beberapa.

Ada yang berubah menjadi pemurung dan menutup diri, ada yang berubah menjadi sangat sensitif, dan ada pula yang dulunya di kantor sangat garang plus jutek tapi menjelang pensiun menjadi super super baik namun cenderung rendah diri. 

Dan hal tersebut bukan hanya terjadi pada mereka yg sudah uzur, tapi yg masih muda kinyis-kinyis juga. 

Simbok percaya bahwa berapapun kadarnya, PPS dapat terjadi pada mereka yg sebelumnya mendapat tempat untuk aktualisasi diri lalu berubah secara drastis tidak mendapatkan peran ditempat baru tersebut, setidaknya peran yg setara dengan kondisinya dahulu.

Melihat ciri-ciri diatas, jangan-jangan simbok juga terkena PPS itu! Naah looh…

****

Waktu simbok memutuskan untuk berhenti bekerja kantoran setahun lalu demi bermain asolole dengan Den Mas Prana dirumah, simbok sudah membayangkan akan kejenuhan dan kebosanan dimasa mendatang. Simbok sudah pikir baik-baik itu. Dan simbok harus siap!

Tapiiiii… toh adakalanya terlintas dipikiran simbok bahwa saat ini posisi simbok kurang berperan, kurang berdaya, kurang seksi, dan kurang ah ah ah lainnya.

Emang sih, posisi simbok di kantor terakhir bukan posisi mbois, hanya kacung kampret seperti kalian, yes kalian. Yang tiap hari Senin berat buat berangkat, dan selalu sumringah di hari Jumat. Yang tiap bulannya hanya menunggu tanggal 25. Hanya bersemangat berangkat kerja demi ketemu teman-teman dan bergosip ga jelas. Simbok ini ibarat bawang goreng di kuah bakso, sedap kalo ada, kalo kelupaan yaa ga papa…#eaa

Tapi yaa..namanya manusia..simbok kadang masih berandai-andai “dulu yaa..waktu simbok di kantor dan bla bla bla..waktu simbok sekolah dan bla bla bla again”…masih terjebak sama romantisme masa lalu. 

Apalagi simbok merasa tahapan hidup simbok itu ibarat naik tangga, selalu naik. Mulai dari jaman SD di pedalaman Madura, lalu SMP pindah ke Magetan lanjut SMA di Madiun dan diteruskan ke masa-masa sok idealis kekirian plus sedikit feminis waktu kuliah di Malang. Di tiap tahapan tersebut selalu ada cerita dan makna yang semakin meningkat seiring dengan bertambahnya usia dan pengalaman.

Nah ketika simbok ditahap sekarang, berperan sebagai ibu rumah tangga (beberapa kawan ogah disebut IRT, lebih suka Full Time Mom atau perempuan bekerja dirumah, whatever you called) simbok kadang merasa kok berhenti yaaa naik tangga nya. Ato malah sekarang lagi turun tangga???

Pikiran-pikiran ini yang kadang mengganggu, yang membuat PPS muncul dan bikin simbok ga seseksi dan sesemok dulu lagi. Pfffuuuft

Hmmm…. Simbok coba belajar dari ortu, pakpuh, bupuh, pakdhe, budhe yang sudah pensiun dan menjelang pensiun. Mereka rata-rata santai menghadapi hidup, punya sawah yang diolah ketika ada waktu luang, dan ga punya fesbuk yang bikin kita kepo sama kehidupan orang lain!!

Oke oke..simbok noted.

****

****

Sekali lagi, PPS bisa terjadi pada mereka diusia tua maupun muda. Dan itu pilihan. Kita bisa memilih untuk akan melewati masa-masa PPS itu diusia tua atau muda. Kalo memilih di usia muda, setidaknya masih punya energi lebih untuk mengeksplor diri  dan mendapatkan peran ditempat lain. Tapi kalo memilih diusia senja juga ga papa, siapa tau seperti Kolonel Sanders yang berhasil mengeksplor diri justru di usia senja. Itu kalau nasib Anda seberuntung Kolonel Sanders :p

Posted in Serba-serbi

7 Lagu yang Bikin Jatuh Cinta Saat Pertama Kali Dengar

Cinta pada pandangan pertama itu ada. 

Cinta pada pendengaran pertama pun juga ada. 

Simbok ini yaa, termasuk orang yg susah jatuh cinta pada pertama-pertama an entah itu pandangan atau pendengaran.

Bagi simbok, mencintai itu adalah sikap mengeksplor-menelusuri-menelisik lebih dalam. Kudu ngglibet disek nembe tresno. Tapiii ndilalah kersaning Gusti Allah, ada beberapa hal yg bikin simbok jatuh cinta pada pandangan/pendengaran pertama.

Dan ini adalah lagu-lagu yg terekam otak besar untuk langsung simbok cinta pada pendengaran pertama.

  1. Dokter Cinta – Evie Tamala. Ini lagu dangdut yang terngiang-ngiang di kepala waktu simbok SD. Dan pernah jadi soundtrack-nya film nya Richie Ricardo (mbuh untuk judul yg mana). Kalau ga salah Richie jadi dokter ganteng gitu. Pas era YouTube simbok baru ngecek video klipnya. Alamaaak…rambut e mbak Evie megaar banget…wkwkwk
  2. Kembali Sekolah – Sherina. Ini lagu jadi nge-hits karena soundtrack-nya film Petualangan Sherina (pembangkit perfilman Indonesia setelah mati suri berdekade). Berhubung simbok ga mengenal bioskop waktu SD, jadi simbok taunya lagu ini ya lewat TV. Dan jatuh cinta saat pertama kali dengar. Saking jatuh cinta nya, simbok kerap berpura-pura jadi Sherina yg tali sepatunya sering lepas (sengaja di iket ga kenceng biar sering lepas..wkwkwk)
  3. Baby One More Time – Britney Spears. Simbok sukkkaa banget mulai dari lagu, kostum Britney, tariannya, bahkan gerak bibir mbak Britney spelling lirik. Ini lagu pas simbok SD. Tapi pas pensi SMP simbok pernah nyanyi lagu ini didepan umum looooh..wakakak..padahal suara jauh dari pas-pasan.
  4. Where is the love – Black Eyed Peas. Inilah lagu rap pertama yg bikin simbok jatuh cinta. Apalagi ada elemen-elemen konspirasi didalam liriknya (jaman demen-demennya konspirasi :D)
  5. Manusia Bodoh – Ada Band. Lagunya sedih, menyayat, tak ada logika, tapi emang faktanya ada. Sinetron dengan judul yg sama (dan juga jadi sountracknya) juga ada, tayang cuma beberapa Minggu lalu bungkus. Ga tau endingnya gimana
  6. Just Give Me A Reason – Pink ft Nate Rues. Lagu ini simbok denger tepat setelah simbok abis ngobrol sama temen kalo industri musik lagi jenuh. Eh kok muncul lagu ini dan otak besar simbok langsung merekamnya, suka suka suka. 
  7. Boogie Shoes – KC And Sunshine Band. Pertama denger di video anjing yg nge-dance. Kok earcatching yaa. Den Mas juga langsung joget denger lagu ini. Cari di google ga nemu, secara pendengaran simbok di lagu-lagu Londo emang jelek. Jadi lirik yg dimasukkan sbg keyword nyasar kemana-mana wkwkwkwk. Eh kok suami nemu juga di YouTube. Dan lagu ini adalah lagu yg sering diputer, bersaing diantara total 11 lagu di playlist HP simbok.