Diposkan pada Review

Movie Review Rapel

Yups sebagai penyandang gelar emak-emak dgn dua batita, me time adalah sebuah kemewahan. Tapi rupanya semesta kasihan dan mendukung harapan simbok utk me time tipis-tipis. Hanya dalam waktu kurang dari satu bulan, simbok berhasil me time nonton beberapa film yg sempat box office saat pemutaran nya.

Ini dia.

  1. Thor: Ragnarok. Baca beberapa review, katanya lebih mirip film my little ponny daripada film Thor… haha..julid banget yg review. Btw, emang feel God/Goddess nya kurang terasa sih. Agak nyaru sama guardian of the galaxy (GOTG) baik itu humor, scoring, ama tone per scenenya. Dan emang di post scene bakal ketemu musuh dari GOTG. Yg paling simbok suka yaaa, Thor berambut cepak. Jadi cakep cucok roaaarrrr…oh yaa dan cara Hela (musuh Thor kali ini) mengusap rambut saat mau bertarung kereeen abis… Nilai 7/10
  2. Guardian of the Galaxy (GOTG) 2. Peter Quill aka Chris Patt emang hot and macho. Bad boy pisan. Simbok jadi bingung mau milih Chris Hemsworth apa Chris Patt 😌. Pengen sih dua-duanya. Tapi hidup selalu penuh pilihan. Anw, ceritanya lebih seru yg ini daripada yg pertama. Lebih tegang, lucuuu (khas dewasa 18++ yess, jgn biarkan anak kecil nonton) dan aseeek. Yg cukup mengganggu hanya Zoe Saldana. Entah kenapa simbok ga pernah suka ma ni cewek dari dulu pas film star trek, kayak penuaan dini gitu. Banyak kerut disekitar bibir, cocoknya jadi emaknya Peter Quill. Kalo liat kerutan disekitar bibir nya entah kenapa begitu mirip sama kerutan bibirnya Samuel L Jackson. Overall nilainya 7,5/10
  3. Spiderman: Homecoming. Versi Tobey lebih cakep, culunnya dapet, banyak quote ato moral story yg didapat. Versi Hiddleston, lebih lucu, lebih segar, lebih manusiawi, kekinian dan tentu saja menghibur. Aksi heroik nya tentu masih menang bang Tobey. Tapi maklum lah, anak kuliah versus anak SMA masih menang anak kuliah lah. Btw, Marvel tuh punya departemen lawak kah? Kok hampir di semua filmnya yg baru-baru ini lebih seru lawakan nya daripada aksinya. Mungkin Danang Darto bisa dihire marvel kali ya. Nilai 7,75/10
  4. Justice league. Aaahhhhh coba Nolan yg garap, pasti super keren. Kenapa siiih DC mempertahankan Synder yg yaaa gitu deh. Cerita superhero dari dulu yaa gitu gitu aja sih. Tapi kalo ditangan director yg kece jadinya ya kece. Sayang banget DC buang2 duit tapi hasilnya yg standar. Positif nya, aksi superhero yaaa kayak gini nih. Gahar menggelegar. Yaaa kali nyawa diujung tanduk masih bisa guyonan, lu kira kucing apa punya 9 nyawa. Untuk aksi, DC diatas Marvel. Tapi lain-lain yaaa DC kalah telak. Nilai 7/10. Nilai 7 ini tambahan karena liat #bodygoals nya pejuang bangsa Amazon yg bikin envy 😶
  5. Kong: Skull Island. Sukkkaaaaa. Lebih detail, lebih realistis dibandingkan Kingkong. Cuma rada annoying peran dokter biologi cewek dari Korea/China??? Fungsinya apa sih. Peran ga jelas gitu. Mana selama kacau lari-lari di hutan wajah masih bening kinclong….keliatan bgt kalo produsernya make aktor Asia sebagai pendulang tiket aja (udah ngeh kali pasar Asia itu besaaaar bgt). Trik yg akhir-akhir ini sering dipakai produser Hollywood sono. Langsung nilainya 7,75/10. Eh satu lagi, kenapa siiih cewe cantik di film adventure selalu pake tanktop ketat ketok menuk-menuk bawahan celana cargo. Ga ada outfit lain apa. Ini kan taun 2018, bukan tahun 90an yg harus ada pemanis sexy di tiap film. Nilai diralat jadi 7,65/10.
  6. Dilan 1990. Selama hampir 2 jam. Ga ada konflik sama sekali. Alur cerita flat, se flat mukanya Steven Seagel. Dibanding AADC, ceritanya jauuuuh lebih bervariasi dan penuh makna. Lalu apa yg membikin film Dilan ini meledak hampir 7juta penonton selama hampir 3 bulan penayangan. Jawaban nya adalah karena sepanjang 2 jam ini kita jadi senyum-senyum tersipu malu sendiri. Quotes gombal (yg notabene disuka semua orang) bertebaran di film ini. Kalo saja ada sedikit bumbu konflik ato alur cerita ada naik turunnya, percayalah Drakor yg berpuluh episode itu bisa disalipnya. Anw, nonton film Dilan otomatis jadi inget Dia di masa SMA…auuuww auuuww…eaaaaa… Nilai 7,75/10
Iklan
Diposkan pada Review

7 Film/Serial yg Bikin Mewek Sepanjang Masa

Tentu saja Film ini versi simbok. Penomeran bukan berarti urutan ya gaesss. Cuss kita liat list-nya:

  1. Kuch-kuch Hota Hai. Ini Film India yg menurut simbok jadi batu loncatan Bollywood untuk mendunia. Sebelumnya kan Bollywood cuma dikenal dengan Inspektur Vijay dan Tuan Takur. Tapi Film ini beda. Shah Rukh Khan langsung jadi tenar dimana-mana. Adegan paling mewek adalah saat Kajool pamitan sama Shah Rukh Khan di kereta. Simbok waktu nonton ini pas SD 5x, luka-lukanya mewek semua..hahahhahahahha
  2. Endless love. Serial Korea yg bikin mewek setiap episode. Apalagi ekspresi Song Hye Gyo yg dalam sekali episode bikin banjir air mata. Hiks hiks
  3. Life is Beautiful. Ini film Italia tahun 1997 yg menang di Oscar tahun 1998 kategori Film berbahasa asing terbaik (kalo ga salah). Tentang keluarga Yahudi yg bahagia, suami istri dan anak laki-laki. Sayang keluarga mereka terpisah waktu ditangkap pasukan Nazi. Suami dan anak berpisah dengan ibunya. Nah waktu dipenjara inilah kisah dimulai. Sang Ayah adalah sosok humoris yg tak ingin anaknya tau kalo mereka dalam penjara. Dibikin lah semacam games antara ayah dan anak selama mereka dipenjara agar si anak senantiasa happy. Adegan paling mewek adalah saat si ayah ketahuan petugas penjara dan akan dieksekusi, si ayah digiring melewati tempat persembunyian anaknya dan ekspresi ayah berpura-pura happy bahwa games akan berakhir. Si anak ketawa cekikikan liat ekspresi ayah. Ga lama kemudian, doooorrr…hiksss sediiih
  4. Click. Adam sandler berperan jadi ayah yg workaholic. Karena ga bisa menyeimbangkan antara kehidupan keluarga dan karirnya, Adam Sandler secara ajaib bertemu dgn seseorang yg memberi remote ajaib yg bisa bikin cepet, lambat dan pause kehidupan aslinya. Nah gara-gara keasikan pake remote, Adam Sandler ga kerasa sudah melewatkan momen-momen kehidupannya, mulai dari perceraian, anak tiba-tiba udah gede, dll. Adegan paling mewek saat Adam Sandler menyesal di penghujung maut diakhir cerita.
  5. Sang Pemimpi. Ini Film kedua tetralogi Laskar Pelangi. Lebih fokus terhadap ayah. Yg bikin haru pas Ayahnya tanpa kata-kata memandang haru Haikal. Simbok pas nonton di bioskop berusaha banget buat nahan air mata…wkwkwk..malu cuii
  6. Bunda. Ini sinetron taun berapa simbok lupa. Yg maen Meriam Belina, Tora Sudiro waktu masih belum terkenal, dan Dina Olivia. Menceritakan tentang Meriam Belina mantan pelacur yg mendekam dipenjara, punya anak Dina Olivia yg sudah jadi pengacara yang nantinya membantu advokasi Meriam Belina untuk bebas dari penjara. Adegan paling sedih saat Dina mengetahui kalau Tante Mer adalah ibu kandungnya. Meweeek abis. Apalagi adegan Tante Mer di terminal dikejar-kejar Dina Olivia, make up sama ekspresi Tante Mer juaaaaraaa.
  7. Jiburo. Film Korea yg mengisahkan tentang cucu dari kota yang bandel dan manja yg dititipkan pada neneknya dikampung yg tuli dan bisu. Kampung disini beneran kampung yg ga ada listrik, rumah kayu, halaman tanah, ditengah-tengah ladang. Nah si cucu yg awal mulanya sebel sama si nenek, lama kelamaan sayang. Adegan paling mewek saat si cucu ninggalin neneknya jalan sendirian kehujanan dari pasar dan saat mereka berpisah diakhir cerita.

PS : semua gambar dicomot dari Google yaah

Diposkan pada Review

Review: Latte Steak

Simbok sudah lama ngidam steak Holycow ato Abuba. Tapi di kampung simbok mana ada?? Karena mas bojo kasian dan iba dengan asupan nutrisi hewani simbok yang berkurang, maka Sabtu ini simbok diajak ngedate sama mas bojo buat nyobain steak ala ala Holycow/Abuba.

Maka dipilihlah Warung Latte (tempat gaul yg nge-hits di jalan Cokro Madiun) untuk ngicip steak yg konon rasanya lumayan dibanding dgn warung steak lainnya di kota ini.

Cuss…simbok dan bojo langsung pesen Tenderloin Latte Steak, Smoked Beef Spaghetti, Mozarella Fries, Banana Fusion dan Choco Banana.

Untuk steak:

  • Dagingnya ga utuh berupa irisan, tapi hampir mirip patty nya burger. Tapi masih murni daging kok. Wajar sih dgn harga 55ribu mau ngiris daging tenderloin secara utuh juga susah. Perkiraan berat sekitar 150gram, cukup mengenyangkan lah.
  • Daging dipanggang medium, tengahnya masih agak merah. Jadi masih cukup empuk. Ga ada pilihan kematangan disini. Rasanya cenderung gurih.
  • Saus nya cuma ada satu, blackpepper. Ga ada saus tomat ato sambal. Yaa inisiatif kalo mau minta.
  • Sayur: buncis, wortel, jagung manis, brokoli, dan kembang kol. Buncisnya yg biasa, gedhe utuh, bukan Baby buncis jadi kurang cocok untuk sayuran steak. Tapi overall sayurnya enak, matangnya pas.
  • Kentang panggang nya utuh, segar, dan renyah. Enak mengenyangkan.

    Dengan harga 55ribu, overall it’s worth to try. Apalagi mengingat warung Latte bukan spesialis warung steak.

    Menu yg lain seperti Spaghetti, Banana Fusion dan Choco Banana juga enaak. Rasanya ngeblend, cocok di lidah simbok yg khas Jawa indo Madura. Cuma Mozarella Fries nya bukan seperti Mozarella goreng yg krispi dan molor didalamnya. Tapi kentang goreng biasa ditaburi Mozarella, seledri dan daun bawang. Opo mikirnya Mozarella Fries itu gabungan dari French Fries plus Mozarella yaa, wkwkwkw…Tapi enak kok meskipun lucuuu.

    Kapan-kapan bisalah dicoba menu laen di warung Latte ini. Harga masih sesuai dikantong simbok yg jelata ini.

    PS: no pict bukan berarti hoax yes. Ini semata-mata simbok tidak pernah tega membiarkan masakan menggoda didepan mata dipoto dulu, mending langsung masukin perut…