Diposkan pada Tak Berkategori

Tak Ada Tokoh Idola Jaman Now

Dulu yaaa selain makanan dan minuman favorit, tokoh idola juga jadi poin penting kalo kita mau tuker-tukeran biodata di binder ato di halaman sahabat pena majalah kuncup/Bobo. Itu penting. Karena dengan lihat “tokoh idola” bisa-bisa kita semakin akrab-ikrib dengan si pemilik biodata hanya berdasarkan “Eh ternyata kamu juga ngidolain Sherina yaaa. Aku juga loh…”

Kakak sepupu yg sedang kuliah di Jember pertengahan tahun 90-an bisa surat-menyurat secara akrab dengan Guru Bahasa Inggris SMP Mbakku dengan premis yang sama: penggemar Jon Bon Jovi. Tidak terhitung berapa poster bung Jon terkirim antara Jember dan Madura. Tokoh Idola menyatukan mereka.

****

***

Now…now…and now…

Waktu berlalu.

Idola muncul tak hanya di tivi, koran, majalah tapi di media yg lebih masif – SocMed Yang Agung beserta pengikutnya Maha Benar Netizen dengan segala ocehannya.

Idola selalu muncul di setiap generasi. Tapi boleh dikata Idola yg muncul di jaman now adalah yg paling sial. Betapa tidak sial, Idola jaman now harus rela jika jutaan Maha Benar Netizen membuntuti setiap detail kehidupannya. Jika si Idola artis panggung, dia harus siap dilihat secara menyeluruh bukan hanya aksi panggungnya, tapi perihal apa bajunya, lagi makan apa, dengan siapa, kalo angop gimana, kalo ngupil gimana, dan seterusnya akan dalam pengawasan Maha Benar Netizen. Bisa jadi hanya karena salah angop – yang seharusnya mangap keatas, tapi ini mangap kebawah- , karir ciamik yang dibangun bertahun-tahun habis karena komentar Netizen “iiiih angopnya aneh, nggilani” dan viral. Maha Benar dan Kuasa Netizen.

Belum lagi jika sang Idola adalah tokoh Agama, Ustadz, Kyai, Ulama yg disegani, akan lebih agresif lagi Maha Benar Netizen menghakimi. Dengan dalih belio lebih mengerti Agama, maka hujatan dan penghakiman massal akan semakin kencang menghadang. Padahal kita semua tahu tak ada manusia yang sempurna.

Tak kurang beberapa diantaranya meredup bahkan mati karirnya. AA Gym dengan kasus poligami nya, Kyai Sejuta Umat Zainuddin MZ dengan kasus nikah nyirih (eh apa perkaos siihh – btw udah di close kayaknya nih case), dan yang teranyar Ust Arifin Ilham dengan nikah ketiganya. Emang kasus AA Gym dan Kyai Zainuddin MZ terjadi sebelum era sosmed merajalela, tapi waktu itu infotaintment lagi jaya-jayanya. Suami mawon.

Iklan
Diposkan pada Tak Berkategori

Suro dan Angkringan

Sekitar awal tahun 2000an, dua perguruan pencak silat di Madiun sekitarnya Setia Hati Terate dan Setia Hati Winongo pada puncak kejayaan. Follower dan subscriber keduanya merata di seluruh wilayah Madiun, Magetan, Ponorogo, Ngawi dan sekitarnya.

Kubu keduanya selalu bersebrangan mirip kubu Jokower vs Prabower  ato sebelas dua belas dgn kisah balajaer vs balanemo meski ga jelas apa yg dipermasalahkan. Padahal pucuk pimpinan SH Terate dan SH Winongo sudah beberapa kali bergandengan tangan mengimbau perdamaian, eeeh yg dibawah masih aja suka senggol bacok. Nah mirip lagi kan ama Jokowi – Prabowo yg pernah terlihat mesra tapi di sosmed pendukungnya bringas luar biasa.

Ga terhitung berapa kali tawuran antar pemuda kampung (yg beraninya keroyokan) terjadi hanya karena beda mahdzab perguruan. Duel di jalanan acapkali terjadi tanpa ada sebab yg jelas. Pendekar – pendekar amatir yg sebenarnya cuma bisa satu jurus pun bertebaran hampir di tiap desa. 

Diposkan pada Tak Berkategori

Tingkat Kematangan Emosional Tidak Selalu Berbanding Lurus dengan Bertambahnya Umur

Senior Psikolog Keluarga, Ibu Elly Risman, sering menjelaskan bahwa pada usia kanak-kanak susunan syaraf di otak belum sepenuhnya tersambung sehingga jangan banyak berharap anak-anak akan mengerti sepenuhnya maksud atau keinginan orang dewasa. Singkatnya, anak- anak tidak memahami banyak hal. Karena keterbatasan tingkat pemahaman itu, maka emosi anak-anak lebih labil dibanding orang dewasa. Macam rollercoaster, bisa naik dan turun dalam sekejam. Habis nangis kejer berantem sama temen, dikasih permen bentar juga udah ceria lagi.

Itu kalo anak-anak…

Nyatanya, dunia dengan milyaran penduduk ini akan sangat monoton kalo selalu seiring dengan teori Ibu Elly Risman. Beberapa disekitar simbok mewarnai nya. 

Satu. Tadi malam, jam setengah 12 malam, seorang kawan aka senior berusia menjelang 4 dekade nge-share sebuah joke di group WA. Jam 5 pagi, ada teman yg merespon dengan emoticon smile. That’s it. Entah kenapa tiba-tiba kawan senior tadi langsung membalas panjang lebar karena merasa joke nya kurang lucu sehingga sepi respon, dan merasa bahwa group tsb sudah tidak cocok lagi dgn belio, plus kata-kata melow yg mengharu biru. Dan kemudian pamit, left group utk kesekian kalinya.

Jam 5 pagi. Separuh anggota group WA tadi berada di Jakarta yang mungkin sedang sibuk mengejar kereta, atau sedang hectic persiapan menuju jantung ibukota dan sederet kesibukan lainnya. Beberapa mungkin baru sempat baca WA berbelas-belas jam kemudian seperti saya…

Dua. Sodara Simbok, usia sepantaran dengan Krisdayanti, sering kali berantem/ribut dengan orang-orang disekitarnya baik sodara atau orang lain. Anehnya bukan hanya ribut dengan orang dewasa, ribut dengan anak-anak yg usia dibawah anaknya juga sering. Ribut masalah sepele yg tidak seharusnya diributkan oleh orang usia sematang itu…

***

Dunia memang ramai, penghuninya bermacam-macam. Lalu, apa yg bisa kita lakukan? Tersenyum, dan sadarilah bahwa apa yg ada di otak mereka memang hanya hak penuh Sang Kuasa.

Diposkan pada Tak Berkategori

Love is in The Air

Pagi ini bela-belain buka IG, rela kehilangan ratusan MB kuota demi liat update info mantenan Hamish-Raisa. Dan benar saja, 90% exploreku penuh sama foto dan video mereka…unch unch sekali dehhh…

***

Aaahh melihat kebahagiaan Hamish-Raisa, dan couple lainnya, selaluuuuu bikin hati adeeem ayeeemm dan senyum sendiri. Apalagi liat foto candid yg ga pernah bohong, bahagia itu nyata.

Eeeh tapi pas buka group WA, timeline FB, senyum bahagia memudar. Duh yaa, kenapa orang-orang diluar sana seneng banget memancing keributan, seneng banget mengumbar emosi, seneng banget perang-perangan buang-buang duit dan nyawa. 

Apa ga capek bela idola sedemikian ganasnya? Apa ga capek darah di kepala naik turun? Iyaa siih ada beberapa yg ambil untung dengan dibayar buat “ini”. Tapiii…apa enaknya perut kenyang dari hasil makan orang yg bermusuhan. Dan….apa ga capek mereka-mereka yg pintar ini bikin perang tahunan? Kok suka numpahin darah dimana-mana. Mau minyak dan gas seberapa banyak lagi biar puas ga perang terus?

Menonton orang berantem emang bikin pusing, apalagi terlibat di dalamnya. Amit-amit jabang bayi, jangan sampe deeh… Biarkan anak dan generasi ku nanti hidup dalam kebahagiaan.

Yuukk ah kita ceki-ceki foto yg bikin adem ayem. Abis Hamish Raisa, nanti bakal ada Emran-LCB yg pasti ga kalah unch unch unch……

PS: sweet dance nya Raisa Hamish mirip sama Anna and the King yaa..

Source: @thebridestory
Source: youtube/annaandtheking
Diposkan pada Serba-serbi

Dunia Perbengesan Nowadays

Jika rambut adalah mahkota dan mata sebagai jendela jiwa, maka bibir adalah pintu hati kita.

***

Tak salah jika dunia perlenongan akan hampa tanpa warna warni perbengesan.

Beberapa waktu terakhir jenis benges yg populer dan banyak digemari kaum wadon adalah benges jenis Matte, terutama yg model oles lip cream.

Entah simbok yg kudet yaa, tapi beberapa taun lalu lip cream Matte yg simbok tau cuma merk Sleek Matte ama beberapa merk populer lainnya macam NYX, Maybelline. Wardah, Mustika Ratu, Sari Ayu dan merk lokal lainnya belum mengeluarkan varian benges likuid Matte.

Sekarang, byuuuh…hampir tidak ada merk lenong yg tidak punya produk benges likuid Matte. Bahkan beberapa artis mengeluarkan brand khusus benges oles ini. Sebutlah Cathy Sharon dengan merk Urban Lips, dek Aurel dengan Aurelloly, Jessika Iskandar dengan Jedar Lip, dek Valerie Thomas dengan VAL, dan mbuh massiiiih banyak lagiii. 

Clothing Line pun juga banyak yg merambah ke dunia perbengesan ini setelah tau betapa menggiurkan pasar benges saat ini. Zoya misalnya, langsung meluncurkan 8 varian benges oles yg sukses bikin simbok penisirin (penisirin doang siiih…mau beli mikir-mikir dulu..hahaha). Atau Zaskia Adya Mecca yg sudah sukses terlebih dahulu di bidang pergombalan dengan merk ZAM nya juga mengeluarkan benges likuid merk ZAM juga.

***

Melihat begitu hiiiitttsss nya benges jenis cair  ini, tak ada salah kita kaum wadon mengoleksi ato setidaknya mencoba jenis benges yg satu ini. 

Kalo bingung dengan ratusan merk yg ada saat ini, bolehlah sebagai pemula dunia perbengesan mencoba tips yg pernah simbok lakukan berikut:

  1. Baca beauty blog atau IG seperti  lippielust atau lizzie parra. Disitu secara detail di ulas oleh expertis perlenongan. Tapiiiii kalo simbok jujur agak puyeng bacanya, istilah-istilah nya asing dan ruwet…wkwkwk
  2. Kalo lagi scrolling di onlen Shop macam Shopee, cari yg paling terlaris dan review nya paling positif. Itu lebih mempermudah kita mengenal merk.
  3. Dan tentu saja tanya testimoni teman ato sodara yg pake produk itu. Ini masih menjadi metode paling ampuh buat simbok. Jangan lupa bahwa jenis dan karakter lambe tiap orang beda, jadi meski produknya sama hasil akhirnya bisa beda.
  4. Pergilah ke dept Store macam Matahari, lalu mampir ke bagian perlenongan. Disitu ngomong sama mbak penjaga nya “Mbak, jenis lipen apa yaa yg cocok buat bibir sexy Kylie Jenner saya ini?” Lalu coba satu-satu yg ada disitu. Kelar deh.

    Happy hunting….

    Diposkan pada Parenting

    Ketika Asupan Gizi Anak Bangsa ditangan Tukang Sayur

    Mau sebagus apapun program imunisasi pemerintah, ato seberapa sering iklan ASI eksklusif nyempil diantara puluhan iklan di sinetron Anak Sangit, itu semua akan sia-sia dan muspro jika tidak didukung nutrisi 4 sehat 5 sempurna…ralaaat..nutrisi yang sehat berimbang.

    Hmmmm…

    Pernah ga sih makemak, saat kita semangat berpikir mau masak menu sehat apa besok hari lalu terlintas ikan tongkol goreng plus tempe goreng plus sayur asem plus buah apel plussss plusss lainnya..eh pas tukang sayur lewat adanya tempe tahu, bayam, kangkung, wortel dan sebangsanya. Nah, bablas sudah rencana indah untuk memenuhi asupan nutrisi seimbang buat keluarga. 

    Ga mau kehilangan akal, simbok order dulu sama mas tukang sayur buat menu besok…cencuuu yg sehat berimbang…dan ga cukup pesen ke satu tukang sayur, tapi ke tukang sayur lainnya yg notabene jarang bersua.

    Lalu lalu..pas lewat eh mas tukang sayur bikin gemes aja. Order ga ditepati. Ga cuma sekali, tapi berkali kali abai, seakan-akan si mas ga peduli bahwa kebutuhan gizi kita tergantung padanya. Terpaksa deh sayurnya kalo ga Asem, Bening, Lodeh sama Oseng doang…fyuuuh..

    Kalo kayak gini, semestinya pemerintah juga kasih kampanye ke tukang sayur bahwa kebutuhan nutrisi anak bangsa juga ada ditangan mereka.

    ****

    Tiba-tiba teringat jingle:

    Aku anak sehat tubuhku kuat

    Karena ibuku rajin dan cermat

    Selama aku bayi slalu diberi ASI

    Makanan bergizi dan imunisasi

    Berat badanku ditimbang slalu

    Posyandu slalu menunggumu setiap waktu

    Kalau aku diare, ibu slalu waspada

    Pertolongan oralit slalu siap sedia

    Diposkan pada Parenting

    NPD Mother disekitar kita

    Dulu waktu masih gadis, belum menjadi emak emak berdaster, simbok selalu memandang sempit kehidupan rumah tangga teman, sodara, tetangga. Selalu ada dua hal, benar dan salah. Kalau dia ga benar maka pasti salah, dan sebaliknya. Kalau ibu marah, maka anak yg salah. Selalu begitu.

    Tapi nyata nya dunia tidak sebiner itu.

    Source: http://thequeenandking.blogspot.com
    Pernah dengar kan ada seorang ibu yg iri atau merasa tersaingi dengan keberhasilan anaknya, atau ibu yg manipulatif dengan kondisi anaknya, atau juga pernah tau seorang ibu yg super sempurna di luar rumah tapi ternyata super garang di dalam rumah. Jika iyaa, bisa jadi ibu tersebut merupakan NPD Mom atau Narcissitic Personal Disorder.

    ***

    Apakah NPD semacam narsis yg kita kenal?

    Jawabannya enggak.

    Jika narsis hanyalah berupa kebanggaan semacam: aku cantiiiik niih, aku pintar, aku baaaikk, bla..blaa..maka Narsis hanyalah seujung kuku dari NPD.

    NPD adalah mental Disorder dimana penderita nya merasa dan harus diperlakukan menjadi pusat perhatian dunia, sedangkan yg lain lewaaaaaaat. 

    Pengaruhnya pada parenting, jika pada ortu yg normal segala perhatian dan kasih sayang mengalir dari ortu ke anak, maka pada ortu NPD sebaliknya, jangankan anak mendapat curahan kasih sayang. Yang terjadi justru ortu NPD berharap dan mengharuskan anak melimpahkan curahan perhatian dan kasih sayang kepada mereka. Ga peduli si anak masih kecil atau udah dewasa. Jika tidak dituruti akan ada verbal maupun fisik abuse. 

    Ortu yg NPD akan semakin berbahaya jika yg mengidap adalah sang ibu. Peran ibu sebagai pendidik dan tokoh utama dalam membesarkan anak akan terganggu. Ngeri nya lagi, anak yg dibesarkan oleh NPD Mom selain mentalnya terganggu, rata-rata juga akan meneruskan sifat NPD nya ini jika kelak punya anak. Ini semacam rantai setan yg tak putus.

    Bagaimana ciri-ciri NPD Mom?

    Simpelnya, NPD Mom hanya memikirkan dan peduli mengenai perasaan nya, seluruh dunia hanya tentangnya saja, bukan untuk anak, suami, keluarga atau yg lain. Hanya dirinya saja.

    Tapi tentu ada ciri-ciri spesifik seperti yg di ungkap oleh Dr.Karyl McBride berikut. Untuk detailnya coba jawab beberapa pertanyaan dibawah ini.

    1. When you discuss your life issues with your mother, does she divert the discussion to talk about herself?
    2. When you discuss your feelings with your mother, does she try to top the feeling with her own?
    3. Does your mother act jealous of you?
    4. Does your mother lack empathy for your feelings?
    5. Does your mother only support those things you do that reflect on her as a “good mother”?
    6. Have you consistently felt a lack of emotional closeness with your mother?
    7. Have you consistently questioned whether or not your mother likes you or loves you?
    8. Does your mother only do things for you when others can see?
    9. When something happens in your life (accident, illness, divorce) does your mother react with how it will affect her rather than how you feel?
    10. Is or was your mother overly conscious of what others think (neighbors, friends, family, co-workers)?
    11. Does your mother deny her own feelings?
    12. Does your mother blame things on you or others rather than own responsibility for her feelings or actions?
    13. Is or was your mother hurt easily and then carried a grudge for a long time without resolving the problem?
    14. Do you feel you were a slave to your mother?
    15. Do you feel you were responsible for your mother’s ailments or sickness (headaches, stress, illness)?
    16. Did you have to take care of your mother’s physical needs as a child?
    17. Do you feel unaccepted by your mother?
    18. Do you feel your mother was critical of you?
    19. Do you feel helpless in the presence of your mother?
    20. Are you shamed often by your mother?
    21. Do you feel your mother knows the real you?
    22. Does your mother act like the world should revolve around her?
    23. Do you find it difficult to be a separate person from your mother?
    24. Does your mother appear phony to you?
    25. Does your mother want to control your choices?
    26. Does your mother swing from egotistical to a depressed mood?
    27. Did you feel you had to take care of your mother’s emotional needs as a child?
    28. Do you feel manipulated in the presence of your mother?
    29. Do you feel valued by mother for what you do rather than who you are?
    30. Is your mother controlling, acting like a victim or martyr?
    31. Does your mother make you act different from how you really feel?
    32. Does your mother compete with you?
    33. Does your mother always have to have things her way?

    Note: All of these questions relate to narcissistic traits. The more questions you checked, the more likely your mother has narcissistic traits and this has caused some difficulty for you as a growing daughter and adult.
    Jika jawaban diatas “Ya” lebih dari 25 pertanyaan, maka kemungkinan adl NPD Mom.

    Atau bisa baca-baca disini untuk 10 tanda NPD parents.

    Tapi memang untuk lebih pasti nya harus di konsultasi kan ke psikolog.

    ***

    Apa impact ke anak yg dibesarkan oleh NPD Mom?

    Berbeda-beda gangguan yg di alami oleh sang anak. Tetapi nantinya akan ada anak yg menjadi Golden Child dan ada yg menjadi Scapegoat.

    Golden Child adalah anak yg diagung-agungkan oleh NPD Mom. Ga peduli si anak benar atau salah, si anak akan selalu penuh puja puji. Rata-rata Golden Child ini adalah anak laki-laki, walaupun ada juga anak perempuan. Jika nanti sudah besar dan punya anak, ayah Golden Child ini berpotensi akan menjadi NPD Dad dan mendidik anaknya seperti ibunya terdahulu.

    Sementara Scapegoat adalah anak yg selalu jadi kambing Hitam, yang selalu salah di mata NPD Mom, ga peduli benar atau salah maka akan selalu salah. Si Scapegoat juga akan menjadi objek pemenuhan obsesi si ibu. Scapegoat bagi NPD Mom selalu anak perempuan, mungkin karena NPD Mom merasa anak perempuan adalah saingan nya. Scapegoat ini selalu mendapat verbal/ fisik abuse dari si ibu. Efeknya anak Scapegoat akan menderita baik fisik maupun batin (terutama batin). Banyak yg menjadi tertekan – depresi, atau sebaliknya menjadi pribadi yg liar dan pemberontak. Drugs dan alkohol, bisa jadi pelarian.

    Efek jangka panjangnya, anak perempuan yg dibesarkan oleh NPD Mom (terutama yg Scapegoat) akan menjelma menjadi NPD Mom nantinya, ini tidak disadari. Lalu akan mendidik anak-anak nya persis seperti ibu nya terdahulu. Jika dulu ibunya mendidik dgn penuh kekerasan (verbal/fisik), maka si anak akan melakukan hal yg sama ke anaknya nanti. Begitu seterusnya. Rantai setan yg tak terputus.

    Lalu apa yg bisa dilakukan jika sudah teridentifikasi NPD Mom atau Child of NPD Mom?

    Perlu dicatat, NPD Mom TIDAK BISA SEMBUH. Jika ini terjadi, maka anggota keluarga (suami, anak-anak, kakek-neneknya) yg harus memahami kondisi sang Mom. Berat, tapi harus.

    Tapi anak dari NPD Mom bisa disembuhkan. Hal ini menjadi satu-satunya cara agar rantai setan NPD terputus, tidak lanjut ke generasi berikutnya.

    Bagaimana cara menyembuhkan anak dari NPD Mom?

    Tentunya pergi ke psikolog yg mumpuni, yg memang berpengalaman dengan kasus NPD. Karena ga semua psikolog berpengalaman, takutnya salah diagnosa sehingga semakin memperparah keadaan.

    Karena psikolog di Indonesia terbatas, rata-rata hanya ada di kota besar, tak ada salahnya mencoba self healing. Salah satunya adalah dengan memaafkan diri sendiri, memaafkan NPD Mom, dan memaafkan keadaan. Ikhlas. Laluuu coba lah ambil jarak dgn NPD Mom agar kesehatan mental terjaga. 

    Berat?? Emang…

    Untuk menambah informasi bisa baca-baca pengalaman beberapa anak yg dibesarkan oleh ortu NPD di detik forum atau blog tentang anak yg dibesarkan oleh ayah NPD dan ibu pengidap Personality Disorder lainnya di http://thequeenandking.blogspot.com

    Dunia tidak seindah cerita Disney memang..

    Dan mungkin ada suatu masa dimana Tuhan lupa menaruh surga di kaki ibu.

    Everyone deserve to be happy 🙂

    Diposkan pada Serba-serbi

    Muria dan Mordor

    Beberapa hari lalu seorang teman membagikan sebuah video di group WA berjudul History of Java from 10,000BC until 2017 (now). Video mapping pulau Jawa dari jaman purba sampe sekarang. Pengen tak share disini tapi kok yaa sumber utama nya ga ada. Urung deh, daripada kena issue plagiasi.

    Video tersebut cukup detail meski perlu cek en ricek lagi (kalo ga males wkwk). Digambarkan pula bahwa di Utara Jawa Tengah masih ada pulau Muria (saat ini Jepara, Kudus, Pati) masih terpisah dengan pulau Jawa. Ada selat kecil dengan ceruk cukup lebar di antara Demak dan Semarang. 

    Sebelum abad ke 17, selat itu masih ada meskipun sudah mulai mengalami pendangkalan. Sampai akhirnya proses sedimentasi sungai semakin cepat dan mengakibatkan selat berubah jadi dataran yang menghubungkan pulau Muria dengan pulau Jawa seperti sekarang ini.

    Sumber: Google Map

    Lalu ada pertanyaan, jika sedimentasi menyatukan pulau Muria dengan pulau Jawa, kenapa hal yang sama tidak terjadi dengan pulau di timur laut pulau Jawa (sebut saja pulau Mordor)? Padahal di selat itu juga bermuara puluhan sungai. Mengapa?

    ***

    Sebagai seorang trah Mordor, simbok akan jawab pertanyaan diatas secara detail dan tajam setajam silit!!!

    1. Gunung Berapi. Di Muria ada gunung Muria yang dulu pernah aktif. Sedikit banyak pasti ada dong muntahan lahar yang pengen jalan-jalan ke laut. Sementara di Mordor, puncak tertinggi cuma gunung batu BatuMarmar di perbatasan Pamekasan Sampang. Itupun ga bisa disebut gunung, cuma bukit kapur yang mecungul. Apa yang mau dimuntahin ke laut? Wong adanya cuma butiran debu kapur sahaja.
    2. Jenis Tanah. Tanah vulkanik adalah jenis tanah yg lengket, sama kayak tanah lempung (apa tanah lempung varian dari tanah vulkanik yaa?). Jadi ketika tanah vulkanik dari pulau Muria meet up dengan tanah lempung pulau Jawa maka mereka cucok ikrib dan saling nempel kayak perangko. Beda dengan tekstur tanah Mordor yang dipermukaan merah tapi putih kapur didalam. Itu karena Mordor dulunya diduga daratan laut yg muncul di permukaan. Jadi ketika tanah Mordor meet up dengan tanah lempung Jawa, mereka crash. Ga cucok, ogah mau ketemu lagi. Sampai sekarang.
    3. Kecepatan Sedimentasi. Ini simbok ga ada data, tapi ga asal bicara juga. Ini murni insting seorang ibu beranak dua. Coba dibuktikan dari peta dibawah ini. Liat lingkaran merahnya. Secara awang-awang, daerah selat Muria jaraknya lebih dekat kedaerah pegunungan di Jawa Tengah sehingga bisa dibayangkan bahwa kemiringan wilayahnya cukup tajam antara dataran tinggi ke selat Muria. Beda halnya dengan selat di Mordor yg lokasinya cukup jauh dengan pegunungan/dataran tinggi sehingga bisa dibayangkan kemiringan wilayahnya cukup landai. Dapat diambil kesimpulan bahwa kecepatan air sungai (yg membawa sedimen) di daerah Muria lebih cepat dibanding Mordor.
      Sumber: google map dengan coretan tangan sendiri
    4. It’s a magic. Apa anda belum pernah dengar kesaktian magic pulau Mordor?? Kalo belum simbok sarankan jangan cari perkara dengan penghuninya. Bumi aja ogah mendekat, apalagi manusia.
    5. Taktik lawan VOC. Di gosipkan bahwa dulu kapal Gub Daendels sempat melewati selat Muria. Saat mau bikin jalur Pantura, kapal VOC wara-wiri lewat selat tersebut. Karena sang bahurekso gunung Muria tidak suka dengan VOC, di bikinlah selat Muria jadi daratan agar VOC ga bisa lewat lagi. Nah kalo di Mordor beda lagi. Karena ga punya bahurekso, penduduk Mordor punya inisiatif sendiri. Para pedagang berkumpul disepanjang pesisir mencegat kapal VOC. Begitu kapal mendekat para pedagang berteriak: “Gan, berempah kapal ajieh per kelo na?” . VOC pun lari dan tak pernah kembali.

    Sampai saat ini, Mordor masih suci untuk berdiri sendiri.

    Diposkan pada Parenting

    Mas Prana yg mulai mbangkong

    Kalo mbangkongan (bangun kesiangan) adalah kebiasaan yang menurun secara genetis, maka simbok akan menuding Mbahkung laah penyebabnya! Huaaahahaha…sehingga simbok masa remaja nya di hiasi kebiasaan mbangkongan yang sepertinya nurun ke Mas Prana. 

    Dulu waktu bulan puasa, Simbok paling susah bangun. Pertama Kanjeng Mami akan teriak manggil-manggil. Biasanya simbok dengar, tapi entah kenapa mata ini kayak di lem alteko. Setelah sekian menit ga bangun juga, Kanjeng Mami akan datang lalu nyepless paha simbok. Cepleeeeeessss!!!! 

    Apakah simbok kapok? Tentu tidak. Hampir tiap sahur selalu begitu. Wkwkwkwk…

    ***

    Time flies so faaaast… Saatnya simbok berada di posisi Kanjeng Mami.

    Semenjak menikah, simbok semakin tanggap dan cekatan urusan per-bangunan. Sekian detik sebelum alarm nyala simbok bisa bangun…entah kekuatan apa ini. 

    Tapi anehnya, begitu simbok pulang ke rumah Kanjeng Mami kekuatan hitam itu datang lagi. Rasanya kasur dari masa kecil simbok punya kekuatan magis untuk menarik alam bawah sadar simbok untuk lebih lelap dan lelap lagi. Duuh yaaaa….

    Daaaaannn, kekuatan magis mbangkongan itu menurun ke Den Mas Prana. Mbangkongnya ga maen-maen. Bisa tidur dari jam 9 malam sampe jam 9 pagi ke esokan harinya. Itu ditambah ngompol 2x, dan tetap mereeem.

    ***

    Ada yg tau tempat ruqyah anti mbangkong????