Posted in Tak Berkategori

Kol Buntet dan Harapan

Sudah hampir seminggu lingkungan rumah simbok ramee. Ini karena tetangga simbok, sebut saja Mr.X mendadak jadi dukun tiban. 

Al kisah pada suatu malam Mr. X  bermimpi didatangi kereta kencana dengan penumpang cantik berkebaya bersanggul didalamnya. Mr X  diajak jalan jalan ke istana megah Mbak Kebaya itu. Sempat ditawari untuk dijadikan suami, Mr X mau, tapi entah kapan resepsinya. Masih ngitung weton kali :p Nah saat pulang, Mr X dikasih oleh-oleh suatu senjata. Pesan Mbak e, gunakan senjata itu untuk sarana penyembuhan bagi mereka yang membutuhkan. Mr X sendiko dawuh melaksanakan pesan itu. Paginya pas bangun Mr X sudah menemukan Kol Buntet ada dalam genggamannya. Sempat diserahkan ke tetangga yang lain, tapi Kol Buntet tsb balik lagi ke Mr X.

Berita menyebar cepat, secepat jempol netizen utk like and share berita-berita hoax. Ga sampe seminggu, pasien berbondong-bondong datang ke tempat Mr X. Pagi sampai malam tak pernah sepi. Pasien mulai dari tetangga RT, RW, kampung sebelah sampai luar kota.

***

Sekilas info mengenai Kol Buntet, ini adalah salah satu benda pusaka aka barang gaib yang cukup populer dikalangan pecinta mistis dan lelembut. Berbentuk seperti keong/siput yang ga bolong alias buntet, makanya disebut keong/kol buntet. Atau jangan-jangan ini memang rumah keong yang sudah memfosil??? Entah…Yang jelas ada kandungan mistis didalamnya, setidaknya begitu yang dipercayai sebagian orang. Kol Buntet ini biasa digunakan sebagai jimat kekebalan, anti bacok sekaligus anti santet. Sayangnya tidak anti miskin :p 

Seperti benda pusaka lainnya semacam keris, batu merah delima, atau besi kuning, Kol Buntet diperoleh dengan ritual-ritual mistik. Bisa melalui mimpi, pergulatan dengan makhluk gaib yang didahului topo broto plus puasa mutih, atau bisa beli ke ahli supranatural yang iklannya nongol di radio daerah atau majalah Misteri. Nah kalo opsi yang terakhir ini simbok ga jamin barangnya asli ato aspal.

Untuk mengetahui apakah Kol Buntet asli ato palsu bisa di tes dengan dicelupkan pada cuka ato perasan jeruk nipis. Kalo Kol Buntet nya berjalan maka bisa dipastikan asli, kalo mager aja yaaa berarti palsu.

***

Back to dukun tiban tadi. Kehadirannya seakan menjadi oase dikampung kami. Tetangga kanan-kiri, depan belakang memanfaatkan momen ini untuk meraup rejeki. Yang sebelumnya profesi pengangguran, jadi jualan nasi kucing untuk para pengunjung si dukun. Yang sebelumnya jualan nomer togel, sekarang jualan minuman Ale Ale dan sejenisnya. Ato anak kecil yg biasanya nganggur karena ogah sekolah, jadi lumayan ada aktivitas jagain sepeda motor di parkiran dadakan. Rejeki nyiprat kemana-mana.

Namun banyak juga yang kontra dengan kegiatan perdukunan dan impact-nya ini. Mulai dari musik, syirik, hingga tetangga yang iri karena Mr X kaya mendadak.

Toh itu semua tidak menafikan satu hal bahwa adanya Dukun Tiban di kampung kami menunjukkan adanya Harapan. Harapan bagi mereka yang sebelumnya pengangguran, harapan bagi mereka yang depresi karena sakit menahun walaupun sampai saat ini belum ada bukti nyata apakah sakitnya benar-benar berkurang atau hanya “perasaan sakit” yang berkurang. Itu semua karena adanya Harapan.

Harapan adalah sugesti positif yang mampu merubah hidup manusia. Nah masalah “caranya” apakah benar atau keliru sepertinya Gusti Allah yang paling berhak menghitung nya, bukan kita sebagai manusia.

Yang jelas simbok turut bahagia dengan mata berbinar penuh harapan dimana-mana.

Advertisements

Author:

mom of 1 son, dreamers, orang yang hidup dilingkungan M

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s