Posted in Tak Berkategori

Politik Biner dan Roda yang Berputar

Semenjak pilpres 2014, politik di Indonesia menjadi Biner. Kalo engga 0 ya 1, kalo engga Jokower ya Prabower, kalo engga Panasbung yaaaa Panastak, dst… Golongan yang 0,5 ato 3/4 adaa siii tapi duikiiit banget sampe tidak terdeteksi. Setidaknya itulah pengamatan saya via medsos dan warung sekitar. 
Dampaknya, kalo salah satu menang otomatis pihak satunya jadi oposisi (bahasa halus) atau hater (bahasa riil :p)
Waktu pilpres 2014 posisi saya adalah Jokower ditengah-tengah keluarga besar yang Prabower garis keras dan suami yang juga Prabower garis halus (yaaiyaalaah masak mau garis keras, Inga Inga istri selalu benar :p)
Begitu Jokowi menang tentu saya senang. Tapi senangnya cuma seminggu doang, karena setelah itu bully an datang menyusul kebijakan Jokowi yg sampe sekarang yaaa gituuu deeh…

Pas kumpul-kumpul keluarga saat lebaran “Habislah Saya”. Semua mem-bully. Mulai dari  Listrik Naik, Moratorium PNS, Daging Sapi Naik, Sertifikasi Guru, program BPJS, dll. Padahal saya cuma Jokower abal-abal alias simpatisan doang, nyoblos engga. Gimana kalo Jokower sejati? Bisa dicincang sayaa..wkwkw.. Ini juga terjadi pada teman-teman di group WA dan fesbuk saya. Ada yg dibully, ada yg mem-bully.

Padahal sewaktu sodara ada yg terbantu dengan program perumahan murah Jokowi, ga ada tuh ucapan thanks semisal “aku baru beli rumah program Jokowi, presiden idolamu itu. Thanks yaa” wkwkwkwk. Elek dicacat, apik yo sek dihujat…naseeb di team yg menang yaa gitu.

Dan bully an itu terus eksis sampe……..Pilkada DKI tiba……

Nah rata-rata, yang ex Prabower menjelma menjadi anti-Jokowi sekaligus anti-Ahok dan otomatis menjadi team Anies. Ga usah dibahas betapa seru nya pergulatan team anti-Ahok dan team pro-Ahok selama pilkada DKI ini. Keseruan mereka cuma bisa ditandingi keseruan kisah Mulan vs Maia atau kisah Aniston vs Jolie (so last year mbok, sekarang eranya Gigi vs Ayu Ting Ting…iyaa deeh). 

Yang anti Ahok aka team Anies mem-bully setiap kebijakan yg ada, mau itu benar, separo benar, ato yg jelas keliru… Sebaliknya yang pro Ahok sibuk cari pembenaran sana sini situ..dst 

Nah, kemarin hari Rabu sore setelah semua lembaga survei mengumumkan hasil quick count yang dimenangkan oleh pasangan Anies – Sandi, roda kehidupan itu benar-benar berputar. Team pro-Ahok yg sebelumnya menjadi sasaran bully, sekarang ganti mem-bully bahkan saat pengumuman pemenang secara resmi belum keluar. Tengok saja, sudah berapa banyak status DP rumah 0% yg menagih janji ato sarkas terhadap janji Anies. 

Jadiiiiiiiiii buat team anti-Ahok sekaligus team Anies, nanti banyak bersabar dan istighfar yaaa…karena bully-an akan datang menghadang, setidaknya sampe pilpres 2019 mendatang.

***

“Lha sekarang posisimu dimana mbok?”

“Yoo bukan dua-duanya laah, wong simbok cuma penonton DKI sambil nungguin anak naek odong-odong”

*ditulis pertama kali di fesbuk eike

Posted in Tak Berkategori

Kol Buntet dan Harapan

Sudah hampir seminggu lingkungan rumah simbok ramee. Ini karena tetangga simbok, sebut saja Mr.X mendadak jadi dukun tiban. 

Al kisah pada suatu malam Mr. X  bermimpi didatangi kereta kencana dengan penumpang cantik berkebaya bersanggul didalamnya. Mr X  diajak jalan jalan ke istana megah Mbak Kebaya itu. Sempat ditawari untuk dijadikan suami, Mr X mau, tapi entah kapan resepsinya. Masih ngitung weton kali :p Nah saat pulang, Mr X dikasih oleh-oleh suatu senjata. Pesan Mbak e, gunakan senjata itu untuk sarana penyembuhan bagi mereka yang membutuhkan. Mr X sendiko dawuh melaksanakan pesan itu. Paginya pas bangun Mr X sudah menemukan Kol Buntet ada dalam genggamannya. Sempat diserahkan ke tetangga yang lain, tapi Kol Buntet tsb balik lagi ke Mr X.

Berita menyebar cepat, secepat jempol netizen utk like and share berita-berita hoax. Ga sampe seminggu, pasien berbondong-bondong datang ke tempat Mr X. Pagi sampai malam tak pernah sepi. Pasien mulai dari tetangga RT, RW, kampung sebelah sampai luar kota.

***

Sekilas info mengenai Kol Buntet, ini adalah salah satu benda pusaka aka barang gaib yang cukup populer dikalangan pecinta mistis dan lelembut. Berbentuk seperti keong/siput yang ga bolong alias buntet, makanya disebut keong/kol buntet. Atau jangan-jangan ini memang rumah keong yang sudah memfosil??? Entah…Yang jelas ada kandungan mistis didalamnya, setidaknya begitu yang dipercayai sebagian orang. Kol Buntet ini biasa digunakan sebagai jimat kekebalan, anti bacok sekaligus anti santet. Sayangnya tidak anti miskin :p 

Seperti benda pusaka lainnya semacam keris, batu merah delima, atau besi kuning, Kol Buntet diperoleh dengan ritual-ritual mistik. Bisa melalui mimpi, pergulatan dengan makhluk gaib yang didahului topo broto plus puasa mutih, atau bisa beli ke ahli supranatural yang iklannya nongol di radio daerah atau majalah Misteri. Nah kalo opsi yang terakhir ini simbok ga jamin barangnya asli ato aspal.

Untuk mengetahui apakah Kol Buntet asli ato palsu bisa di tes dengan dicelupkan pada cuka ato perasan jeruk nipis. Kalo Kol Buntet nya berjalan maka bisa dipastikan asli, kalo mager aja yaaa berarti palsu.

***

Back to dukun tiban tadi. Kehadirannya seakan menjadi oase dikampung kami. Tetangga kanan-kiri, depan belakang memanfaatkan momen ini untuk meraup rejeki. Yang sebelumnya profesi pengangguran, jadi jualan nasi kucing untuk para pengunjung si dukun. Yang sebelumnya jualan nomer togel, sekarang jualan minuman Ale Ale dan sejenisnya. Ato anak kecil yg biasanya nganggur karena ogah sekolah, jadi lumayan ada aktivitas jagain sepeda motor di parkiran dadakan. Rejeki nyiprat kemana-mana.

Namun banyak juga yang kontra dengan kegiatan perdukunan dan impact-nya ini. Mulai dari musik, syirik, hingga tetangga yang iri karena Mr X kaya mendadak.

Toh itu semua tidak menafikan satu hal bahwa adanya Dukun Tiban di kampung kami menunjukkan adanya Harapan. Harapan bagi mereka yang sebelumnya pengangguran, harapan bagi mereka yang depresi karena sakit menahun walaupun sampai saat ini belum ada bukti nyata apakah sakitnya benar-benar berkurang atau hanya “perasaan sakit” yang berkurang. Itu semua karena adanya Harapan.

Harapan adalah sugesti positif yang mampu merubah hidup manusia. Nah masalah “caranya” apakah benar atau keliru sepertinya Gusti Allah yang paling berhak menghitung nya, bukan kita sebagai manusia.

Yang jelas simbok turut bahagia dengan mata berbinar penuh harapan dimana-mana.

Posted in Tak Berkategori

7 Poster Close Up Film yang Paling Memorable

Sampai saat ini simbok merasa bahwa sineas dan krunya adalah orang-orang jenius yang kadang jeniusnya melebihi ilmuwan/scientist dimasa yang sama. Imajinasi mereka itu loh yang luar biasa. Bahkan ide-ide yang muncul di Film melebihi ide-ide ilmu pengetahuan. Sudah tau dong banyaknya review Film macam Star Trek ato Space Oddysey yang dikaitkan dengan teknologi masa kini. Itu salah satu contoh nyata kejeniusan para sineas. 

Nah salah satu kejeniusan yg tak bisa lepas dari keutuhan suatu Film adalah poster Film. Poster Film yg dibikin oleh orang-orang jenius akan menimbulkan efek magis yang bikin penonton tertarik untuk menonton filmnya dan jadi memorable sepanjang masa.

Ini dia 7 poster Film close up paling magis dan memorable versi simbok. Cekidot brooh:

1. Silence of the Lamb. Ini Film thriller dibintangi Jodie Foster dan Antonie Hopkins. Film ini diakui sebagai salah satu Film thriller terbaik sepanjang masa. Tapi simbok rasa kok biasa aja yaah..ga yg woww gitu. Simbok malah fokus ke poster Film nya yg unik dan terngiang-ngiang sampe sekarang.

Coba perhatiin gambar tengkorak dikepala ngengat. Ada apa disana??

2. The Orphan. Ga perlu banyak cincau, langsung tengok gambar poster dibawah ini. Tatapan mata bocah kecil ini mengeriiiikaaan…simbok mau upload gambar aja agak-agak gimana gituuu.

3. Paku Kuntilanak. Wajah cantik Dewi Muria Agung ini sedang twerking (kayaknya Miley Cyrus nyontek mbak Depe deeh) dengan bibir berdarah. Ga seraammm, jatuhnya malah unik lucu dan gampang diinget..

4. Lord of War. Wajah ganteng mapan Nicholas Cage disusun dari butiran ribuan peluru. Sesuai dengan cerita Film yang bang Nico dodolan gaman. Unik menarik meski jujur ekspresinya Bang Nico dari dulu kok sama terus yaa. Pantes makin kesini film-film nya down grade.

5. Memoir of Geisha. Poster Film sama dengan cover novelnya. Gadis uaayuu bergincu merah membara. Uaayu dengan tatapan syahdu. Cucook dengan ceritanya.

Ini cewe potret asli ato cuma imajinasi sih?? Cakep banget

6. The Black Swan. Pertama liat poster ini simbok langsung fokus ke tahi lalat Natalie Portman wkwkwk… Bisa ga sih ni cewe wajahnya berubah-ubah ditiap perannya, kok sepengetahuan simbok wajahnya selalu sama. Yo ga berubah kurus ato agak gendut, jadi gampang banget diinget. Untung meski wajah ga berubah sama sekali, peran yang dimainkan selalu ciaamiiikk. Di film inilah mbak Portman diganjar Best Actress pada perhelatan Oscar tahun…eh tahun berapa yaa…lupaa..hihi

7. Hmmmm…apa yaa…simbok lupa..ntar kalo inget simbok update yaah..

Posted in Tak Berkategori

Ketika Nyawa di Ujung Tanduk

Kemarin magrib, di daerah Buaran Jakarta Timur yang sekitar 5 km dari rumah simbok di Harapan Baru Bekasi, ada penodongan di dalam angkot. Seorang residivis, Bromocorah, merampok dan menyandera penumpang angkot T25. Yg disandera ibu muda beserta anaknya yg berusia 2 tahun.

Di video yg beredar saat penyanderaan selama 30 menit itu, tampak wajah si ibu putih pucat pasi dan pasrah. Anaknya juga diem tidak nangis maupun meronta-ronta. Padahal jelas ada sebilah pisau yg ditekankan di dagu si ibu, dan update info terakhir si pelaku sempat menusuk anaknya dipunggung sampe tembus ke paru-paru. 

Duhhh…simbok yg liat video serasa lemas ikut merinding. Ga kebayang simbok di posisi ibu tsb, saat nyawa diujung tanduk. Iyaa kalo nyawa diri seorang, lah ini nyawa anak tersayang juga diujung tanduk. Tiga puluh menit pasti serasa 30 hari. Beruntung si ibu ga ikut panik teriak-teriak, atau si anak yg rewel yg bisa menambah kepanikan dan berakibat celaka.

Saat nyawa diujung tanduk, simbok haqqul yakin bahwa itu adalah momen manusia sedekat-dekatnya dengan Sang Maha Pencipta karena pada saat itulah manusia sadar bahwa hidup ini hanya sekejap saja.

Disisi lain, ibu muda tadi juga sangat beruntung pernah mengalami kejadian mengerikan seperti ini. Karena kejadian tadi pasti akan membuat si ibu melesat menjadi manusia yg jauh lebih baik.