Posted in Tak Berkategori

Dunia Perbengesan Nowadays

Jika rambut adalah mahkota dan mata sebagai jendela jiwa, maka bibir adalah pintu hati kita.

***

Tak salah jika dunia perlenongan akan hampa tanpa warna warni perbengesan.

Beberapa waktu terakhir jenis benges yg populer dan banyak digemari kaum wadon adalah benges jenis Matte, terutama yg model oles lip cream.

Entah simbok yg kudet yaa, tapi beberapa taun lalu lip cream Matte yg simbok tau cuma merk Sleek Matte ama beberapa merk populer lainnya macam NYX, Maybelline. Wardah, Mustika Ratu, Sari Ayu dan merk lokal lainnya belum mengeluarkan varian benges likuid Matte.

Sekarang, byuuuh…hampir tidak ada merk lenong yg tidak punya produk benges likuid Matte. Bahkan beberapa artis mengeluarkan brand khusus benges oles ini. Sebutlah Cathy Sharon dengan merk Urban Lips, dek Aurel dengan Aurelloly, Jessika Iskandar dengan Jedar Lip, dek Valerie Thomas dengan VAL, dan mbuh massiiiih banyak lagiii. 

Clothing Line pun juga banyak yg merambah ke dunia perbengesan ini setelah tau betapa menggiurkan pasar benges saat ini. Zoya misalnya, langsung meluncurkan 8 varian benges oles yg sukses bikin simbok penisirin (penisirin doang siiih…mau beli mikir-mikir dulu..hahaha). Atau Zaskia Adya Mecca yg sudah sukses terlebih dahulu di bidang pergombalan dengan merk ZAM nya juga mengeluarkan benges likuid merk ZAM juga.

***

Melihat begitu hiiiitttsss nya benges jenis cair  ini, tak ada salah kita kaum wadon mengoleksi ato setidaknya mencoba jenis benges yg satu ini. 

Kalo bingung dengan ratusan merk yg ada saat ini, bolehlah sebagai pemula dunia perbengesan mencoba tips yg pernah simbok lakukan berikut:

  1. Baca beauty blog atau IG seperti  lippielust atau lizzie parra. Disitu secara detail di ulas oleh expertis perlenongan. Tapiiiii kalo simbok jujur agak puyeng bacanya, istilah-istilah nya asing dan ruwet…wkwkwk
Posted in Parenting

Ketika Asupan Gizi Anak Bangsa ditangan Tukang Sayur

Mau sebagus apapun program imunisasi pemerintah, ato seberapa sering iklan ASI eksklusif nyempil diantara puluhan iklan di sinetron Anak Sangit, itu semua akan sia-sia dan muspro jika tidak didukung nutrisi 4 sehat 5 sempurna…ralaaat..nutrisi yang sehat berimbang.

Hmmmm…

Pernah ga sih makemak, saat kita semangat berpikir mau masak menu sehat apa besok hari lalu terlintas ikan tongkol goreng plus tempe goreng plus sayur asem plus buah apel plussss plusss lainnya..eh pas tukang sayur lewat adanya tempe tahu, bayam, kangkung, wortel dan sebangsanya. Nah, bablas sudah rencana indah untuk memenuhi asupan nutrisi seimbang buat keluarga. 

Ga mau kehilangan akal, simbok order dulu sama mas tukang sayur buat menu besok…cencuuu yg sehat berimbang…dan ga cukup pesen ke satu tukang sayur, tapi ke tukang sayur lainnya yg notabene jarang bersua.

Lalu lalu..pas lewat eh mas tukang sayur bikin gemes aja. Order ga ditepati. Ga cuma sekali, tapi berkali kali abai, seakan-akan si mas ga peduli bahwa kebutuhan gizi kita tergantung padanya. Terpaksa deh sayurnya kalo ga Asem, Bening, Lodeh sama Oseng doang…fyuuuh..

Kalo kayak gini, semestinya pemerintah juga kasih kampanye ke tukang sayur bahwa kebutuhan nutrisi anak bangsa juga ada ditangan mereka.

****

Tiba-tiba teringat jingle:

Aku anak sehat tubuhku kuat

Karena ibuku rajin dan cermat

Selama aku bayi slalu diberi ASI

Makanan bergizi dan imunisasi

Berat badanku ditimbang slalu

Posyandu slalu menunggumu setiap waktu

Kalau aku diare, ibu slalu waspada

Pertolongan oralit slalu siap sedia

Posted in Parenting

NPD Mother disekitar kita

Dulu waktu masih gadis, belum menjadi emak emak berdaster, simbok selalu memandang sempit kehidupan rumah tangga teman, sodara, tetangga. Selalu ada dua hal, benar dan salah. Kalau dia ga benar maka pasti salah, dan sebaliknya. Kalau ibu marah, maka anak yg salah. Selalu begitu.

Tapi nyata nya dunia tidak sebiner itu.

Source: http://thequeenandking.blogspot.com
Pernah dengar kan ada seorang ibu yg iri atau merasa tersaingi dengan keberhasilan anaknya, atau ibu yg manipulatif dengan kondisi anaknya, atau juga pernah tau seorang ibu yg super sempurna di luar rumah tapi ternyata super garang di dalam rumah. Jika iyaa, bisa jadi ibu tersebut merupakan NPD Mom atau Narcissitic Personal Disorder.

***

Apakah NPD semacam narsis yg kita kenal?

Jawabannya enggak.

Jika narsis hanyalah berupa kebanggaan semacam: aku cantiiiik niih, aku pintar, aku baaaikk, bla..blaa..maka Narsis hanyalah seujung kuku dari NPD.

NPD adalah mental Disorder dimana penderita nya merasa dan harus diperlakukan menjadi pusat perhatian dunia, sedangkan yg lain lewaaaaaaat. 

Pengaruhnya pada parenting, jika pada ortu yg normal segala perhatian dan kasih sayang mengalir dari ortu ke anak, maka pada ortu NPD sebaliknya, jangankan anak mendapat curahan kasih sayang. Yang terjadi justru ortu NPD berharap dan mengharuskan anak melimpahkan curahan perhatian dan kasih sayang kepada mereka. Ga peduli si anak masih kecil atau udah dewasa. Jika tidak dituruti akan ada verbal maupun fisik abuse. 

Ortu yg NPD akan semakin berbahaya jika yg mengidap adalah sang ibu. Peran ibu sebagai pendidik dan tokoh utama dalam membesarkan anak akan terganggu. Ngeri nya lagi, anak yg dibesarkan oleh NPD Mom selain mentalnya terganggu, rata-rata juga akan meneruskan sifat NPD nya ini jika kelak punya anak. Ini semacam rantai setan yg tak putus.

Bagaimana ciri-ciri NPD Mom?

Simpelnya, NPD Mom hanya memikirkan dan peduli mengenai perasaan nya, seluruh dunia hanya tentangnya saja, bukan untuk anak, suami, keluarga atau yg lain. Hanya dirinya saja.

Tapi tentu ada ciri-ciri spesifik seperti yg di ungkap oleh Dr.Karyl McBride berikut. Untuk detailnya coba jawab beberapa pertanyaan dibawah ini.

  1. When you discuss your life issues with your mother, does she divert the discussion to talk about herself?
  2. When you discuss your feelings with your mother, does she try to top the feeling with her own?
  3. Does your mother act jealous of you?
  4. Does your mother lack empathy for your feelings?
  5. Does your mother only support those things you do that reflect on her as a “good mother”?
  6. Have you consistently felt a lack of emotional closeness with your mother?
  7. Have you consistently questioned whether or not your mother likes you or loves you?
  8. Does your mother only do things for you when others can see?
  9. When something happens in your life (accident, illness, divorce) does your mother react with how it will affect her rather than how you feel?
  10. Is or was your mother overly conscious of what others think (neighbors, friends, family, co-workers)?
  11. Does your mother deny her own feelings?
  12. Does your mother blame things on you or others rather than own responsibility for her feelings or actions?
  13. Is or was your mother hurt easily and then carried a grudge for a long time without resolving the problem?
  14. Do you feel you were a slave to your mother?
  15. Do you feel you were responsible for your mother’s ailments or sickness (headaches, stress, illness)?
  16. Did you have to take care of your mother’s physical needs as a child?
  17. Do you feel unaccepted by your mother?
  18. Do you feel your mother was critical of you?
  19. Do you feel helpless in the presence of your mother?
  20. Are you shamed often by your mother?
  21. Do you feel your mother knows the real you?
  22. Does your mother act like the world should revolve around her?
  23. Do you find it difficult to be a separate person from your mother?
  24. Does your mother appear phony to you?
  25. Does your mother want to control your choices?
  26. Does your mother swing from egotistical to a depressed mood?
  27. Did you feel you had to take care of your mother’s emotional needs as a child?
  28. Do you feel manipulated in the presence of your mother?
  29. Do you feel valued by mother for what you do rather than who you are?
  30. Is your mother controlling, acting like a victim or martyr?
  31. Does your mother make you act different from how you really feel?
  32. Does your mother compete with you?
  33. Does your mother always have to have things her way?

Note: All of these questions relate to narcissistic traits. The more questions you checked, the more likely your mother has narcissistic traits and this has caused some difficulty for you as a growing daughter and adult.
Jika jawaban diatas “Ya” lebih dari 25 pertanyaan, maka kemungkinan adl NPD Mom.

Atau bisa baca-baca disini untuk 10 tanda NPD parents.

Tapi memang untuk lebih pasti nya harus di konsultasi kan ke psikolog.

***

Apa impact ke anak yg dibesarkan oleh NPD Mom?

Berbeda-beda gangguan yg di alami oleh sang anak. Tetapi nantinya akan ada anak yg menjadi Golden Child dan ada yg menjadi Scapegoat.

Golden Child adalah anak yg diagung-agungkan oleh NPD Mom. Ga peduli si anak benar atau salah, si anak akan selalu penuh puja puji. Rata-rata Golden Child ini adalah anak laki-laki, walaupun ada juga anak perempuan. Jika nanti sudah besar dan punya anak, ayah Golden Child ini berpotensi akan menjadi NPD Dad dan mendidik anaknya seperti ibunya terdahulu.

Sementara Scapegoat adalah anak yg selalu jadi kambing Hitam, yang selalu salah di mata NPD Mom, ga peduli benar atau salah maka akan selalu salah. Si Scapegoat juga akan menjadi objek pemenuhan obsesi si ibu. Scapegoat bagi NPD Mom selalu anak perempuan, mungkin karena NPD Mom merasa anak perempuan adalah saingan nya. Scapegoat ini selalu mendapat verbal/ fisik abuse dari si ibu. Efeknya anak Scapegoat akan menderita baik fisik maupun batin (terutama batin). Banyak yg menjadi tertekan – depresi, atau sebaliknya menjadi pribadi yg liar dan pemberontak. Drugs dan alkohol, bisa jadi pelarian.

Efek jangka panjangnya, anak perempuan yg dibesarkan oleh NPD Mom (terutama yg Scapegoat) akan menjelma menjadi NPD Mom nantinya, ini tidak disadari. Lalu akan mendidik anak-anak nya persis seperti ibu nya terdahulu. Jika dulu ibunya mendidik dgn penuh kekerasan (verbal/fisik), maka si anak akan melakukan hal yg sama ke anaknya nanti. Begitu seterusnya. Rantai setan yg tak terputus.

Lalu apa yg bisa dilakukan jika sudah teridentifikasi NPD Mom atau Child of NPD Mom?

Perlu dicatat, NPD Mom TIDAK BISA SEMBUH. Jika ini terjadi, maka anggota keluarga (suami, anak-anak, kakek-neneknya) yg harus memahami kondisi sang Mom. Berat, tapi harus.

Tapi anak dari NPD Mom bisa disembuhkan. Hal ini menjadi satu-satunya cara agar rantai setan NPD terputus, tidak lanjut ke generasi berikutnya.

Bagaimana cara menyembuhkan anak dari NPD Mom?

Tentunya pergi ke psikolog yg mumpuni, yg memang berpengalaman dengan kasus NPD. Karena ga semua psikolog berpengalaman, takutnya salah diagnosa sehingga semakin memperparah keadaan.

Karena psikolog di Indonesia terbatas, rata-rata hanya ada di kota besar, tak ada salahnya mencoba self healing. Salah satunya adalah dengan memaafkan diri sendiri, memaafkan NPD Mom, dan memaafkan keadaan. Ikhlas. Laluuu coba lah ambil jarak dgn NPD Mom agar kesehatan mental terjaga. 

Berat?? Emang…

Untuk menambah informasi bisa baca-baca pengalaman beberapa anak yg dibesarkan oleh ortu NPD di detik forum atau blog tentang anak yg dibesarkan oleh ayah NPD dan ibu pengidap Personality Disorder lainnya di http://thequeenandking.blogspot.com

Dunia tidak seindah cerita Disney memang..

Dan mungkin ada suatu masa dimana Tuhan lupa menaruh surga di kaki ibu.

Everyone deserve to be happy 🙂

Posted in Serba-serbi

Muria dan Mordor

Beberapa hari lalu seorang teman membagikan sebuah video di group WA berjudul History of Java from 10,000BC until 2017 (now). Video mapping pulau Jawa dari jaman purba sampe sekarang. Pengen tak share disini tapi kok yaa sumber utama nya ga ada. Urung deh, daripada kena issue plagiasi.

Video tersebut cukup detail meski perlu cek en ricek lagi (kalo ga males wkwk). Digambarkan pula bahwa di Utara Jawa Tengah masih ada pulau Muria (saat ini Jepara, Kudus, Pati) masih terpisah dengan pulau Jawa. Ada selat kecil dengan ceruk cukup lebar di antara Demak dan Semarang. 

Sebelum abad ke 17, selat itu masih ada meskipun sudah mulai mengalami pendangkalan. Sampai akhirnya proses sedimentasi sungai semakin cepat dan mengakibatkan selat berubah jadi dataran yang menghubungkan pulau Muria dengan pulau Jawa seperti sekarang ini.

Sumber: Google Map

Lalu ada pertanyaan, jika sedimentasi menyatukan pulau Muria dengan pulau Jawa, kenapa hal yang sama tidak terjadi dengan pulau di timur laut pulau Jawa (sebut saja pulau Mordor)? Padahal di selat itu juga bermuara puluhan sungai. Mengapa?

***

Sebagai seorang trah Mordor, simbok akan jawab pertanyaan diatas secara detail dan tajam setajam silit!!!

  1. Gunung Berapi. Di Muria ada gunung Muria yang dulu pernah aktif. Sedikit banyak pasti ada dong muntahan lahar yang pengen jalan-jalan ke laut. Sementara di Mordor, puncak tertinggi cuma gunung batu BatuMarmar di perbatasan Pamekasan Sampang. Itupun ga bisa disebut gunung, cuma bukit kapur yang mecungul. Apa yang mau dimuntahin ke laut? Wong adanya cuma butiran debu kapur sahaja.
  2. Jenis Tanah. Tanah vulkanik adalah jenis tanah yg lengket, sama kayak tanah lempung (apa tanah lempung varian dari tanah vulkanik yaa?). Jadi ketika tanah vulkanik dari pulau Muria meet up dengan tanah lempung pulau Jawa maka mereka cucok ikrib dan saling nempel kayak perangko. Beda dengan tekstur tanah Mordor yang dipermukaan merah tapi putih kapur didalam. Itu karena Mordor dulunya diduga daratan laut yg muncul di permukaan. Jadi ketika tanah Mordor meet up dengan tanah lempung Jawa, mereka crash. Ga cucok, ogah mau ketemu lagi. Sampai sekarang.
  3. Kecepatan Sedimentasi. Ini simbok ga ada data, tapi ga asal bicara juga. Ini murni insting seorang ibu beranak dua. Coba dibuktikan dari peta dibawah ini. Liat lingkaran merahnya. Secara awang-awang, daerah selat Muria jaraknya lebih dekat kedaerah pegunungan di Jawa Tengah sehingga bisa dibayangkan bahwa kemiringan wilayahnya cukup tajam antara dataran tinggi ke selat Muria. Beda halnya dengan selat di Mordor yg lokasinya cukup jauh dengan pegunungan/dataran tinggi sehingga bisa dibayangkan kemiringan wilayahnya cukup landai. Dapat diambil kesimpulan bahwa kecepatan air sungai (yg membawa sedimen) di daerah Muria lebih cepat dibanding Mordor.
    Sumber: google map dengan coretan tangan sendiri
  4. It’s a magic. Apa anda belum pernah dengar kesaktian magic pulau Mordor?? Kalo belum simbok sarankan jangan cari perkara dengan penghuninya. Bumi aja ogah mendekat, apalagi manusia.
  5. Taktik lawan VOC. Di gosipkan bahwa dulu kapal Gub Daendels sempat melewati selat Muria. Saat mau bikin jalur Pantura, kapal VOC wara-wiri lewat selat tersebut. Karena sang bahurekso gunung Muria tidak suka dengan VOC, di bikinlah selat Muria jadi daratan agar VOC ga bisa lewat lagi. Nah kalo di Mordor beda lagi. Karena ga punya bahurekso, penduduk Mordor punya inisiatif sendiri. Para pedagang berkumpul disepanjang pesisir mencegat kapal VOC. Begitu kapal mendekat para pedagang berteriak: “Gan, berempah kapal ajieh per kelo na?” . VOC pun lari dan tak pernah kembali.

Sampai saat ini, Mordor masih suci untuk berdiri sendiri.

Posted in Parenting

Mas Prana yg mulai mbangkong

Kalo mbangkongan (bangun kesiangan) adalah kebiasaan yang menurun secara genetis, maka simbok akan menuding Mbahkung laah penyebabnya! Huaaahahaha…sehingga simbok masa remaja nya di hiasi kebiasaan mbangkongan yang sepertinya nurun ke Mas Prana. 

Dulu waktu bulan puasa, Simbok paling susah bangun. Pertama Kanjeng Mami akan teriak manggil-manggil. Biasanya simbok dengar, tapi entah kenapa mata ini kayak di lem alteko. Setelah sekian menit ga bangun juga, Kanjeng Mami akan datang lalu nyepless paha simbok. Cepleeeeeessss!!!! 

Apakah simbok kapok? Tentu tidak. Hampir tiap sahur selalu begitu. Wkwkwkwk…

***

Time flies so faaaast… Saatnya simbok berada di posisi Kanjeng Mami.

Semenjak menikah, simbok semakin tanggap dan cekatan urusan per-bangunan. Sekian detik sebelum alarm nyala simbok bisa bangun…entah kekuatan apa ini. 

Tapi anehnya, begitu simbok pulang ke rumah Kanjeng Mami kekuatan hitam itu datang lagi. Rasanya kasur dari masa kecil simbok punya kekuatan magis untuk menarik alam bawah sadar simbok untuk lebih lelap dan lelap lagi. Duuh yaaaa….

Daaaaannn, kekuatan magis mbangkongan itu menurun ke Den Mas Prana. Mbangkongnya ga maen-maen. Bisa tidur dari jam 9 malam sampe jam 9 pagi ke esokan harinya. Itu ditambah ngompol 2x, dan tetap mereeem.

***

Ada yg tau tempat ruqyah anti mbangkong????

Posted in Waktu Luang

Blanja oh Blanja

Ada satu aktifitas kaum hawa yang tak akan pernah lekang dimakan waktu, yaitu Blanja. Mulai dari jaman batu, jaman kayu, jaman perunggu, sampai jaman sekarang di era yg apa apa internetan mulu.

Hampir ga ada cewe yang ga suka blanja. Yaaaah sampe ada istilah “Shopping is better than sex. If you aint satisfied, it can be returned” gitulaah kira-kira.

Semenjak hidup simbok terikat dengan kejamnya waktu di ibukota, simbok sering scrolling hape buat blanja. Selain karena lebih murah dibanding Windows Shopping, liat barang-barang menarik dihape jadi semacam “Me Time” dan “kabur Time” dari kerjaan kantor/rumah ato saat maceeet dijalan.

Berikut barang-barang yang pernah simbok beli onlen, mulai dari harga belasan ribu sampe jutaan rupiah.

  • Buku. Simbok pertama kali mengenal blanja onlen saat cari buku favorit (sungguh teredukasi dan terlitetasi dengan baik bukaan simbok ini..ehuuuk). Novel karya Remy Sylado berjudul Hotel Prodeo kalo digramed dibrandol 200ribu persis. Ga kurang ga lebih. Simbok tunggu berbulan-bulan siapa tau ada diskon, eh ga ada. Akhirnya googling, dan nemulah situs http://www.bukabuku.com/ dengan harga jauh lebih murah daripada gramed togamas dsb. Sampe sekarang ini situs favorit buat blanja buku.
  • Baju. Jujur simbok ga begitu yakin kalo blanja baju onlen. Selain karena foto seringkali menipu (pun seperti foto di IG mu :p), blanja baju tanpa meraba material nya kok kurang afdhol yaaa. Tapiiiii karena yg jual baju ini teman, simbok jadi sedikit pede. Selanjutnya coba-coba beberapa kali order baju di aplikasi blanja. Mulai dari baju bayi, baju Koko, gamis, dll. Hasil nya, 90% simbok puas. Sisanya beberapa kali kecele. Dan karena simbok orang yg ramah, baik hati dan suka menabung, simbok tidak pernah me-retur barang, cukup komplain dan kasih bad reputation. Tips blanja baju onlen: minta penjual utk kasih foto real pict terutama real pict zoom in materialnya. 
  • Barang Elektronik. Saat simbok mulai menempati rumah baru, cencuuu harus ada peralatan rumah yg jadi kebutuhan primer macam Kulkas, Mesin cuci, kompor dan AC (konon Bekasi adl salah satu titik neraka bocor). Sebelumnya simbok dan suami sudah keliling Carrefour, Electronic city, Giant, Hypermart dan beberapa toko elektronik lainnya. Tiap pergi ke tempat tersebut kami bawa catatan yg berisi type dan jenis barang plus harga dimasing-masing tempat ditulis dalam bentuk kolom. Niat banget yesss wkwkwk….ini demi menghemat tiap rupiah pasangan baru menikah. Dan pas googling ketemu dengan https://www.hartonoelektronika.com/  Wawww kami ga asing dgn toko Hartono Elektronik karena di Surabaya dan Malang toko ini cukup terkenal dan harga nya miring dibanding yang lainnya. Surprise nya mereka punya online shop lebih dulu dibanding Carrefour dan Electronic city. Jadilah kami membandingkan harga di catatan dgn katalog onlen nya Hartono. Daaaan hasilnya: kulkas Samsung 2 pintu lebih murah 500an dibanding yang lain, mesin cuci LG lebih murah 500, kompor Rinai lebih murah 200an. Dengan ongkir ke Bekasi 150ribu (kalo Jakarta free) masih murah 1jutaan laaaah.. Wawww simbok hepiiiiiiiiii sekaliiii…langsung promoin Hartono Elektronik ini ke temen-temen kantor. PS: waktu simbok lagi cari-cari barang, Hartono baru buka cabang di Jakarta tepatnya di daerah Pondok Indah (kalo dari PIM ke Utara arah Gancit kiri jalan). Waktu itu koleksinya belum lengkap, jadi simbok order pengiriman barangnya dari Surabaya. Eh Hartono sekarang ada mobile aplikasinya loh. Cusss download bagi yg mau isi rumah.
  • Makanan. Simbok inget banget waktu itu lagi hitssss Nutella, Ovomaltine dan sejenisnya. Dan temen sekantor ngenalin Lazada yg free ongkir area Jabodetabek. Saat itu Lazada juga hitss abisss, barangnya emang beneran murah. Bukan cuma harga di-mark up lalu dikasih diskon kayak sekarang. Jadilah ketagihan blanja Ovomaltine, Milo, Oats, sambel Bu Rudy, dan Rendang.
  • Make up. Simbok sebenarnya bukan tipe yg suka macak karena simbok sudah cantik apa adanya. Tapiii yaaaa namanya cewe pasti adalah pengen punya pupur dan benges yg bikin kecantikan kita semakin mempesona. Tercatat simbok pernah beli gel untuk mata panda di DisDus (saat Lazada dan sejenisnya blm ada/populer) dan lipen lipcream Sleek Matte di Elevania – free ongkir Jakarta.
  • Hape. Simbok pernah beli Xiaomi Redmi 2 saat launching di Lazada seharga 1,7 juta. Di tempat lain baik offline maupun online, resmi 2 dibrandol 2,2juta. Sepertinya Lazada jadi tempat favorit buat launching hape yaa. Harganya beneran miring. Daaaan belum genap 1 bulan Redmi 2 simbok jatoh hilang diparkiran entah kemana. Ancoor pessena telor Cong!!
  • Jam tangan. Suami mau ultah, dan simbok lagi sibuk. Maka beli di olshop adalah solusi yg tepat.  Ahaaa!!! Pernah liat salah satu model jam di PIM dan simbok suka. Cumaan mehooong. Coba bandingin di olshop, harga emang lebih miring, tapi yakiiin ori ga yaa. Takutnya malah dikirim jam bodong. Hmmm…tanya ke temen yg pernah blanja jam ori akhirnya nemulah satu toko yg diliat dari IG dan Tokopedia nya sepertinya kredibel. Daaaan barang nyampe dgn selamat, beneran ori dengan harga yg miring dibanding yg di PIM. Simbok sukkaaaa. Suami maaaakin suka.
  • Mainan. Lazada masih jadi favorit buat blanja mainan anak. Simbok pernah beli mainan yg harga diluaran ratusan ribu bahkan di mothercare 300ribu dengan bentuk dan material sangat mirip di Lazada cuma 45ribu 😀 Saat barang datang satu set mainan ada 6 item, dan 3 diantaranya baret-baret dan kusam kayak bekas. Yaaa sudahlah yaaa…murah kok njaluk selamet.
  • Perlengkapan Dapur/Rumah. Ini adalah khilaf simbok kalo lagi scrolling hape. Entah kenapa iman ini ga kuat kalo liat barang-barang lucu buat menghuni rumah meski ga butuh-butuh amat. Tercatat simbok pernah beli: kaset cendol + lap tangan cendol, set pisau Dapur, gelas unyu-unyu, panci presto, oven,panci kukus, jam dinding lucuu, vas bunga lucuu, taplak meja etnis, rice cooker, blender smoothies, album foto dan lain-lain. Ini bener godaan iman. Simbok sukanya nyari di Lazada, Elevania, dan Tokopedia.
  • Perlengkapan Bayi. Semenjak simbok hamil dan temen-temen sebaya juga udah mulai punya Baby. Berburu perlengkapan Dapur/rumah mulai beralih ke berburu perlengkapan bayi. Mulai dari baju, sepatu, mainan, peralatan makan, kasur bayi, buku bayi, bantal guling dsb. Tokopedia jadi tempat favorit kali ini. Lazada masih favorit khusus buat beli Pampers saja yg gedhee diskonnya.
  • Barang geje. Ini nih kalo blanja jadi semacam aktifitas rutin (ngeles kalo kecanduan :p). Simbok pernah beli stiker scrapbook dan manik-manik seharga 11ribu dan 24ribu dari China sono pake aplikasi Aliexpress. Dan itu semua free ongkir loooh……..hahhahaa……….eh ga free juga sih, pas nyampe Indonesia kurir dari Pos Indonesia minta tambahan 3ribu buat biaya kirim di Jabodetabek dan pernah kirim ke Madiun kena charge 25ribu pas beli baju di Aliexpress. Sepertinya free ongkir berlaku utk pengiriman China-Indonesia/Jakarta. Distribusi Jakarta ke kota lain yaa tetep kena charge.

    Pas simbok pulang kampung “bina desa untuk keluarga” kebiasaan positif (ehemm) ini lanjut. Berhubung ongkir nya mehong, simbok mulai jatuh hati lah pada Shopee yg menawarkan free ongkir up to 30ribu untuk minimal blanja 120ribu. Sangat membantu!

    Jadi apa aplikasi blanja favorit mu sist??

    Posted in Serba-serbi

    Post Power Syndrom di Usia Muda?

    Siang tadi simbok dikunjungi teman seperjuangan simbok waktu merantau ke ibukota. Cerita ngalor ngidul sampailah pada Post Power Syndrom (PPS) yg melanda kebanyakan orang yg bekerja. Yes, PPS yang tidak hanya melanda mereka-mereka yang purna tugas karena usia pensiun namun juga yang melanda usia muda yang terpaksa harus berhenti bekerja diranah publik.

    ***

    Kedua orang tua simbok kebetulan adalah pekerja yg masih 4&5 taun lagi menuju masa pensiun. Jadi simbok belum pernah merasakan secara langsung keluarga dekat yang teridentifikasi PPS, tetapi tetangga dan rekan sekantor dulu ada beberapa.

    Ada yang berubah menjadi pemurung dan menutup diri, ada yang berubah menjadi sangat sensitif, dan ada pula yang dulunya di kantor sangat garang plus jutek tapi menjelang pensiun menjadi super super baik namun cenderung rendah diri. 

    Dan hal tersebut bukan hanya terjadi pada mereka yg sudah uzur, tapi yg masih muda kinyis-kinyis juga. 

    Simbok percaya bahwa berapapun kadarnya, PPS dapat terjadi pada mereka yg sebelumnya mendapat tempat untuk aktualisasi diri lalu berubah secara drastis tidak mendapatkan peran ditempat baru tersebut, setidaknya peran yg setara dengan kondisinya dahulu.

    Melihat ciri-ciri diatas, jangan-jangan simbok juga terkena PPS itu! Naah looh…

    ****

    Waktu simbok memutuskan untuk berhenti bekerja kantoran setahun lalu demi bermain asolole dengan Den Mas Prana dirumah, simbok sudah membayangkan akan kejenuhan dan kebosanan dimasa mendatang. Simbok sudah pikir baik-baik itu. Dan simbok harus siap!

    Tapiiiii… toh adakalanya terlintas dipikiran simbok bahwa saat ini posisi simbok kurang berperan, kurang berdaya, kurang seksi, dan kurang ah ah ah lainnya.

    Emang sih, posisi simbok di kantor terakhir bukan posisi mbois, hanya kacung kampret seperti kalian, yes kalian. Yang tiap hari Senin berat buat berangkat, dan selalu sumringah di hari Jumat. Yang tiap bulannya hanya menunggu tanggal 25. Hanya bersemangat berangkat kerja demi ketemu teman-teman dan bergosip ga jelas. Simbok ini ibarat bawang goreng di kuah bakso, sedap kalo ada, kalo kelupaan yaa ga papa…#eaa

    Tapi yaa..namanya manusia..simbok kadang masih berandai-andai “dulu yaa..waktu simbok di kantor dan bla bla bla..waktu simbok sekolah dan bla bla bla again”…masih terjebak sama romantisme masa lalu. 

    Apalagi simbok merasa tahapan hidup simbok itu ibarat naik tangga, selalu naik. Mulai dari jaman SD di pedalaman Madura, lalu SMP pindah ke Magetan lanjut SMA di Madiun dan diteruskan ke masa-masa sok idealis kekirian plus sedikit feminis waktu kuliah di Malang. Di tiap tahapan tersebut selalu ada cerita dan makna yang semakin meningkat seiring dengan bertambahnya usia dan pengalaman.

    Nah ketika simbok ditahap sekarang, berperan sebagai ibu rumah tangga (beberapa kawan ogah disebut IRT, lebih suka Full Time Mom atau perempuan bekerja dirumah, whatever you called) simbok kadang merasa kok berhenti yaaa naik tangga nya. Ato malah sekarang lagi turun tangga???

    Pikiran-pikiran ini yang kadang mengganggu, yang membuat PPS muncul dan bikin simbok ga seseksi dan sesemok dulu lagi. Pfffuuuft

    Hmmm…. Simbok coba belajar dari ortu, pakpuh, bupuh, pakdhe, budhe yang sudah pensiun dan menjelang pensiun. Mereka rata-rata santai menghadapi hidup, punya sawah yang diolah ketika ada waktu luang, dan ga punya fesbuk yang bikin kita kepo sama kehidupan orang lain!!

    Oke oke..simbok noted.

    ****

    ****

    Sekali lagi, PPS bisa terjadi pada mereka diusia tua maupun muda. Dan itu pilihan. Kita bisa memilih untuk akan melewati masa-masa PPS itu diusia tua atau muda. Kalo memilih di usia muda, setidaknya masih punya energi lebih untuk mengeksplor diri  dan mendapatkan peran ditempat lain. Tapi kalo memilih diusia senja juga ga papa, siapa tau seperti Kolonel Sanders yang berhasil mengeksplor diri justru di usia senja. Itu kalau nasib Anda seberuntung Kolonel Sanders :p

    Posted in Tak Berkategori

    Sibling Rivalry antara Prana dan Brama

    Persaingan itu sejatinya bukan cuma claim Pilpres 2014 atau Pilkada DKI semata, tapi juga ada di rumah simbok saat ini.

    Sumber: boredpanda.com

    Sejak kehamilan kedua simbok mulai membesar, simbok sudah mengkomunikasikan dengan Mas Prana kalo nanti ada adek bayi bla bla bla dan bla bla bla..terus berlanjut sampai adeknya lahir, dan sampai saat ini.. Eh tapi namanya persaingan yaa teteeeeup ada, mungkin itu salah satu fitrah manusia.

    Pertama kali dek Brama menyusu, mas Prana langsung nangis, ngiri. Langsung deh dibawa kabur sama Yangti. Lama kelamaan dikasih pengertian, mas Prana mau mengerti. Tapi setiap adeknya nyusu selalu bilang gini “adeeek..tian (gantian)”. Trus kadang bilang ” adek..bobok..tian”. Oke deh abis nenen adek bobok ditaruh dulu, lalu mas gantian nenen 🙂

    Dan Alhamdulillah, persaingan itu hanya ada di urusan pernenenan, setidaknya sampai saat ini. Masalah lain mas Prana cukup mengerti. Simbok gendong-gendong pun mas Prana ga masalah, malah sering gemes minta cium-cium dek Brama.

    Kebetulan minggu lalu simbok ikutan kulwap ngebahas sibling rivalry by Mbak Binky dari Rumah Dandelion

    Dari Kulwap tersebut inti dalam Sibling Rivalry ini adalah komunikasi baik antara ayah-ibunya ke kakak dan adek, maupun komunikasi antara suami istri dalam berbagi peran.

    Sumber: boredpanda.com lagiii

    Paling menarik dari kulwap adalah sesi tanya jawab. Macam-macam masalah aka curhat peserta dibahas dengan menarik dan solutif. Dan dari situ simbok memahami bahwa setiap anak itu unik, tingkahnya macam-macam yang harusnya diatasi dengan teknik parenting yang bermacam-macam pula. 

    Nah bagi mbok mbok yang berencana nambah krucil atau yg saat ini senasib sama simbok, boleh lah ceki ceki dulu di gambar berikut untuk nambah wawasan.

    PS: materi dicomot dari Rumah Dandelion yaaa

    Posted in Tak Berkategori

    Politik Biner dan Roda yang Berputar

    Semenjak pilpres 2014, politik di Indonesia menjadi Biner. Kalo engga 0 ya 1, kalo engga Jokower ya Prabower, kalo engga Panasbung yaaaa Panastak, dst… Golongan yang 0,5 ato 3/4 adaa siii tapi duikiiit banget sampe tidak terdeteksi. Setidaknya itulah pengamatan saya via medsos dan warung sekitar. 
    Dampaknya, kalo salah satu menang otomatis pihak satunya jadi oposisi (bahasa halus) atau hater (bahasa riil :p)
    Waktu pilpres 2014 posisi saya adalah Jokower ditengah-tengah keluarga besar yang Prabower garis keras dan suami yang juga Prabower garis halus (yaaiyaalaah masak mau garis keras, Inga Inga istri selalu benar :p)
    Begitu Jokowi menang tentu saya senang. Tapi senangnya cuma seminggu doang, karena setelah itu bully an datang menyusul kebijakan Jokowi yg sampe sekarang yaaa gituuu deeh…

    Pas kumpul-kumpul keluarga saat lebaran “Habislah Saya”. Semua mem-bully. Mulai dari  Listrik Naik, Moratorium PNS, Daging Sapi Naik, Sertifikasi Guru, program BPJS, dll. Padahal saya cuma Jokower abal-abal alias simpatisan doang, nyoblos engga. Gimana kalo Jokower sejati? Bisa dicincang sayaa..wkwkw.. Ini juga terjadi pada teman-teman di group WA dan fesbuk saya. Ada yg dibully, ada yg mem-bully.

    Padahal sewaktu sodara ada yg terbantu dengan program perumahan murah Jokowi, ga ada tuh ucapan thanks semisal “aku baru beli rumah program Jokowi, presiden idolamu itu. Thanks yaa” wkwkwkwk. Elek dicacat, apik yo sek dihujat…naseeb di team yg menang yaa gitu.

    Dan bully an itu terus eksis sampe……..Pilkada DKI tiba……

    Nah rata-rata, yang ex Prabower menjelma menjadi anti-Jokowi sekaligus anti-Ahok dan otomatis menjadi team Anies. Ga usah dibahas betapa seru nya pergulatan team anti-Ahok dan team pro-Ahok selama pilkada DKI ini. Keseruan mereka cuma bisa ditandingi keseruan kisah Mulan vs Maia atau kisah Aniston vs Jolie (so last year mbok, sekarang eranya Gigi vs Ayu Ting Ting…iyaa deeh). 

    Yang anti Ahok aka team Anies mem-bully setiap kebijakan yg ada, mau itu benar, separo benar, ato yg jelas keliru… Sebaliknya yang pro Ahok sibuk cari pembenaran sana sini situ..dst 

    Nah, kemarin hari Rabu sore setelah semua lembaga survei mengumumkan hasil quick count yang dimenangkan oleh pasangan Anies – Sandi, roda kehidupan itu benar-benar berputar. Team pro-Ahok yg sebelumnya menjadi sasaran bully, sekarang ganti mem-bully bahkan saat pengumuman pemenang secara resmi belum keluar. Tengok saja, sudah berapa banyak status DP rumah 0% yg menagih janji ato sarkas terhadap janji Anies. 

    Jadiiiiiiiiii buat team anti-Ahok sekaligus team Anies, nanti banyak bersabar dan istighfar yaaa…karena bully-an akan datang menghadang, setidaknya sampe pilpres 2019 mendatang.

    ***

    “Lha sekarang posisimu dimana mbok?”

    “Yoo bukan dua-duanya laah, wong simbok cuma penonton DKI sambil nungguin anak naek odong-odong”

    *ditulis pertama kali di fesbuk eike

    Posted in Tak Berkategori

    Kol Buntet dan Harapan

    Sudah hampir seminggu lingkungan rumah simbok ramee. Ini karena tetangga simbok, sebut saja Mr.X mendadak jadi dukun tiban. 

    Al kisah pada suatu malam Mr. X  bermimpi didatangi kereta kencana dengan penumpang cantik berkebaya bersanggul didalamnya. Mr X  diajak jalan jalan ke istana megah Mbak Kebaya itu. Sempat ditawari untuk dijadikan suami, Mr X mau, tapi entah kapan resepsinya. Masih ngitung weton kali :p Nah saat pulang, Mr X dikasih oleh-oleh suatu senjata. Pesan Mbak e, gunakan senjata itu untuk sarana penyembuhan bagi mereka yang membutuhkan. Mr X sendiko dawuh melaksanakan pesan itu. Paginya pas bangun Mr X sudah menemukan Kol Buntet ada dalam genggamannya. Sempat diserahkan ke tetangga yang lain, tapi Kol Buntet tsb balik lagi ke Mr X.

    Berita menyebar cepat, secepat jempol netizen utk like and share berita-berita hoax. Ga sampe seminggu, pasien berbondong-bondong datang ke tempat Mr X. Pagi sampai malam tak pernah sepi. Pasien mulai dari tetangga RT, RW, kampung sebelah sampai luar kota.

    ***

    Sekilas info mengenai Kol Buntet, ini adalah salah satu benda pusaka aka barang gaib yang cukup populer dikalangan pecinta mistis dan lelembut. Berbentuk seperti keong/siput yang ga bolong alias buntet, makanya disebut keong/kol buntet. Atau jangan-jangan ini memang rumah keong yang sudah memfosil??? Entah…Yang jelas ada kandungan mistis didalamnya, setidaknya begitu yang dipercayai sebagian orang. Kol Buntet ini biasa digunakan sebagai jimat kekebalan, anti bacok sekaligus anti santet. Sayangnya tidak anti miskin :p 

    Seperti benda pusaka lainnya semacam keris, batu merah delima, atau besi kuning, Kol Buntet diperoleh dengan ritual-ritual mistik. Bisa melalui mimpi, pergulatan dengan makhluk gaib yang didahului topo broto plus puasa mutih, atau bisa beli ke ahli supranatural yang iklannya nongol di radio daerah atau majalah Misteri. Nah kalo opsi yang terakhir ini simbok ga jamin barangnya asli ato aspal.

    Untuk mengetahui apakah Kol Buntet asli ato palsu bisa di tes dengan dicelupkan pada cuka ato perasan jeruk nipis. Kalo Kol Buntet nya berjalan maka bisa dipastikan asli, kalo mager aja yaaa berarti palsu.

    ***

    Back to dukun tiban tadi. Kehadirannya seakan menjadi oase dikampung kami. Tetangga kanan-kiri, depan belakang memanfaatkan momen ini untuk meraup rejeki. Yang sebelumnya profesi pengangguran, jadi jualan nasi kucing untuk para pengunjung si dukun. Yang sebelumnya jualan nomer togel, sekarang jualan minuman Ale Ale dan sejenisnya. Ato anak kecil yg biasanya nganggur karena ogah sekolah, jadi lumayan ada aktivitas jagain sepeda motor di parkiran dadakan. Rejeki nyiprat kemana-mana.

    Namun banyak juga yang kontra dengan kegiatan perdukunan dan impact-nya ini. Mulai dari musik, syirik, hingga tetangga yang iri karena Mr X kaya mendadak.

    Toh itu semua tidak menafikan satu hal bahwa adanya Dukun Tiban di kampung kami menunjukkan adanya Harapan. Harapan bagi mereka yang sebelumnya pengangguran, harapan bagi mereka yang depresi karena sakit menahun walaupun sampai saat ini belum ada bukti nyata apakah sakitnya benar-benar berkurang atau hanya “perasaan sakit” yang berkurang. Itu semua karena adanya Harapan.

    Harapan adalah sugesti positif yang mampu merubah hidup manusia. Nah masalah “caranya” apakah benar atau keliru sepertinya Gusti Allah yang paling berhak menghitung nya, bukan kita sebagai manusia.

    Yang jelas simbok turut bahagia dengan mata berbinar penuh harapan dimana-mana.